Selasa, 10 Maret 2015

CARA MENANAM DAN BUDIDAYA BENGKUANG



SEKILAS TENTANG BENGKUANG/ BENGKOANG

       Menanam / budidaya bengkuang ,Bengkuang atau bengkoang  (Pachyrhizus erosus L) adalah tanaman semak yang hidupnya menjalar .Buah bengkuang yang berasal dari umbi  berwarna putih dimanfaatkan  untuk makanan sampingan antara lain keripik bengkuang ,saus bengkuang,dan bahan rujakan, selain itu untuk bahan kosmetik antara lain masker bengkuang ,lulur bengkuang dan masih banyak lagi.

     Tanaman bengkuang tumbuh di dataran rendah hingga tinggi mencapai ketinggian  1200 meter dpl.memerlukan media tanah antar lain tanah lempung berpasir , tanah pasir , tanah lebu, tanah gembur vulkanik , tanah branjangan  yang mengandung bahan organic.suhu pertumbuhan optimal 25 � 33 derajat Celsius. Ph tanah 5,5 � 7 ,curah hujan ringan sampai sedang ,memerlukan sinar matahari  11 jam per hari.drainase yang baik.



PENANAMAN BENGKUANG

PERSIAPAN LAHAN

     Tanah digemburkan dengan dibajak atau dicangkul sedalam 30 � 40 cm .Kemudian buat bedengan  dengan tinggi bedengan 25 � 35 cm, lebar bedengan 70-80 cm , jarak bedengan atau kalen 40 -50 cm.




            Gb .1 bedengan untuk tanaman bengkuang.



PEMILIHAN BENIH

        Benih bengkuang berasal dari tanaman khusus pembibitan atau bunga tanaman bengkuang yang disisakan saat pemotongan bunga dan jalar.pilih yang berkualitas, varietas benih yang genjah seperti jenis malaisia,pilih  benih yang berwarna gelap, padat ,tidak keriput ,tidak berlubang.




              Gb.2 bibit bengkuang yang siap tanam



PENANAMAN

         Sebelum ditanam benih bengkuang direndam dalam air kurang lebih selama  7 jam ,kemudian angkat dan bungkus dengan  kain  lembab agar cepat berkecambah. Buat lubang pada bedengan dengan ditugal sedalam 5 cm , jarak lubang 50 x 50 .Kemudian masukan  bibit bengkuang kedalam lubang ,kemudian tutup dengan sedikit tanah dan selanjutnya aliri air bedengan /parit hingga penuh dan segera  tiriskan parit hingga airnya hilang.


             Gb. 3 tanaman bengkuang umur 15 hst.



PEMUPUKAN

      Pemupukan tanaman bengkuang relative sedikit yaitu ZA 70 kg / ha + SP 140 kg /ha , pemupukan dilakukan pada umur tanaman mencapai 21 hst dan pemupukan hanya sekali.



PEMELIHARAAN

     Penyiangan dan pembersihan gulma  dilakukan 2 minggu sekali. Untuk pengairan dilakukan pada waktu  pemupukan yaitu pada umur tanaman mencapai 21 hst setelah itu pengairan dilakukan 1 bulan sekali dan pada saat akan panen.
Pemotongan bunga dan jalar dilakukan pada umur mulai 50  hst dan selanjutnya dilakukan  5 hari sekali.pemotongan ini dilakukan agar pertumbuhan tanaman bengkuang  kebawah / keumbinya sehingga buah  cepat besar.




                 Gb.4 bunga tanaman bengkuang yang harus dipotong


HAMA DAN PENYAKIT

     Hama utama  pada tanaman bengkuang  adalah tikus . Cara pengendalianya  adalah dengan gropyokan.
Pada tanaman bengkuang  sepertinya tidak banyak penyakit yang menyerang tetapi tetap harus waspada terhadap serangan jamur .


PEMANENAN

        Pada tanaman bengkuang jenis genjah/ jenis Malaysia  dapat dipanen mulai umur  3 bulan . cara panen dengan di cangkul tepi buah agar mudah di cabut .potensi hasil bisa mencapai 28 ton / ha.


Senin, 09 Maret 2015

CARA MENANAM DAN BUDIDAYA BUNGA KOL / BUNGKUL



SEKILAS TANAMAN  BUNGA KOL  /BUNGKUL

         Menanam / budidaya bungkul /bunga kol ,Bunga kol termasuk tanaman sayuran dari jenis Brassica oleracea.juga disebut kubis bunga .yang dapat ditanam didataran rendah maupun tinggi .Tanaman ini disukai petani hortikultura karena umur yang pendek dan harga relative mahal.dahulu bunga kol hanya ditanam didaerah pegunungan seperti :di Batu  dan daerah sekitar  Malang, tapi sekarang sudah banyak berkembang varietas yang cocok untuk ditanam didataran rendah



.
                      

           Bunga kol tumbuh optimal ditanah lempung, lempung berpasir , tanah humus ,tanah vulkanik yang mengandung bahan organic ,suhu udara  18-28 derajat celcius,ph tanah 5,6 � 7 , curah hujan sedang, penyinaran matahari yang cukup minimal 7 jam perhari.


MENANAM  BUNGA KOL/ BUNGKUL 

PERSIAPAN LAHAN

         Tanah digemburkan dengan di cangkul/di bajak sedalam 20cm - 30cm .tebarkan bokasi/kompos dari kotoran ayam  sebanyak 5 ton /ha. ,kemudian dibuat bedengan kasar dengan tinggi 25cm � 30cm, lebar  bedengan  80cm � 90cm ,jarak bedengan  50cm � 60cm. Taburkan pupuk dasar yang terdiri dari: NPK 180 kg/ ha dan phosphate 140 kg/ha. haluskan bedengan sehingga pupuk dasar terpendam dalam bedengan.Pasang permukaan bedengan dengan plastic / mulsa berukuran 100 cm -110 cm ,jepit tepi mulsa dengan sumbit ( bambu yang dianyam)


PEMILIHAN BIBIT DAN PERSEMAIAN BUNGA KOL/ BUNGKOL

           Proses pemilihan dan persemaian bibit adalah tahapan yang penting dalam budidaya tananam. Untuk langkah ini harus benar - benar  diperhatikan  dan baca:
Cara membuat persemaian bibit tanaman.


PENANAMAN BUNGKUL

          Aliri bedenagan dengan air hingga rata ,kemudian kurangi air hingga 1/3 dari tinggi bedengan Lubangi tanah dengan  /tugal ,masukan benih yang sudah berumur 17 hari  kedalam lubang ,bila bagaian bawah polybag sudah berlubang langsung masukan bibit beserta polybagnya dan robek bila masih utuh agar akar dapat berkembang ketanah .Tutup dengan sedikit tanah


PEMUPUKAN BUNGKUL

       Pemupukan dasar                                                                                                                                                   pemupukan ini dilakukan pada saat olah tanah sebelum bedengan dikerjakan ,agar pupuk dasar terpendam dalam bedengan.

Pemupukan lanjutan  
       Pemupukan lanjutan  ini dilakukan pada saat tanaman umur 7 hst �42hst ditambah dengan insektisida berbahan aktif karbofuran 7kg/ha. Pemupukan dicampur dengan insektisida  idilakukan hanya  sekali. fungsi  insektisida  untuk membasmi  hama yang ada didalam tanah.

 Adapun cara pemupukan ada 2
     Cara pemupukan 1:  campuran air dan pupuk diaduk hingga merata lalu dikocorkan kelubang  tanaman dengan takaran 200ml � 250 ml setiap lubang tanaman.Untuk pemupukan cara kocor Komposisi pupuk:NPK  75 -100kg/ha +SP 35 -40 kg/ha

      Cara pemupukan 2 : tanah ditugal sedalam 5cm pupuk dimasukan kedalam lubang kemudian ditutup dengan tanah. Jarak lubang pupuk dengan batang tanaman sekitar 5cm. pemupukan ini dilakukan 2 minggui sekali.Cara ini komposisinya : NPK 250 kg/ ha +  SP 110 kg/ha .Dan pemupukan terakhir pada tanaman umur 42 hst.



PEMELIHARAAN TANAMAN BUNGKUL

         Penyiangan dan pembersihan gulma dilakukan 2 minggu sekali.  Penyiraman dilakukan 1 minggu sekali setelah pemberian pupuk  atau apabila tanah bedengan terlihat kering.  Dengan cara  parit dialiri air 3/4 dari tinggi bedengan.,kemudian segera buang air agar bedegan tiris dan tidak terlalu lembab.




                       Gb.2  Tanaman bunga kol umur 35 hst


HAMA DAN PENYAKIT  TANAMAN BUNGKUL

      Hama yang menyerang tanaman bunga kol antara lain:ulat grayak(Spodoptera Litura) ,ulat daun(Plutella xylostella)  ulat krob(Crocidoomia binotalis ),ulat tanah  (Agrotis Ipsilon),kutu daun ,kutu kebul. Pengendaliannya, semprot insektisida berbahan aktif : klorfenapir, tiodikarb. Betasiflutrin, pfofenofos, karbofuran,Imidakloprit.

     Penyakit pada tanaman ini antara lain: Layu bakteri(Pseudomonas  solanacearum),layu fusarium(Fusarium oxysporum), Antraknosa (Collectrotichum gloeospoiroides), Busuk daun (Phythopthora Infestans).  Akar Gada(  (Plasmodiophora brassicae),Embun bulu (  Downy Mildew)  Penyakit Busuk Lunak (Erwinia carotovora) Pengendalian penyakit diatas dengan menyemprotkan fungisida berbahan aktif : Mankozeb, Kasugamisin hidroklorida,, Oksitetrasiklin,Klorotalonil, Iprodion,Benomil.


PEMANENAN  TANAMAN BUNGKUL

      Tanaman   bunga kol dapat dipanen pada usia 55- 70 hst  tergantung dari varietas bibit yang ditanam serta letak ketinggian tanaman.
Ciri-ciri tanaman bunga kol yang siap di panen antara lain:
� Bentuk bunga sudah merekah, padat .(permukaana atas bunga sudah tidak rata lagi).
� Kepadatan bunga masih kompak, belum tampak adanya anak bunga yang mekar.


                                 Gb. 3 bunga kol setelah dipetik dari tangkainya. 


Minggu, 08 Maret 2015

CARA MENANAM DAN BUDIDAYA JAGUNG MANIS


TENTANG JAGUNG MANIS / JAGUNG SAYUR

     Menanam / budidaya jagung manis , Jagung manis (sweet corn)juga disebut jagung sayur adalah tanaman jenis sayuran yang dimanfaatkan buahnya untuk sayur,lauk  dan makanam ringan.Saat ini jagung manis popular dikalangan petani karena nilai ekonomis yang tinggi, umur tanaman yang relative pendek. Umur  70 hst sudah bisa dipanen ,dan pemanenan relative mudah dan cepat.

      Tanaman jagung manis tumbuh didataran rendah sampai tinggi hingga mencapai ketinggian 1200m dpl.suhu udara untuk pertumbuhan optimal  22 � 32 derajat Celsius,memerlukan media tanah lempung , lempung berpasir ,tanah humus, tanah vulkanik ,tanah yang kaya unsur hara, ph tanah  5,6 -7  ,memerlukan sinar matahari yang cukup, curah hujan sedang.

                       


                             Gb. 1 buah jagung manis/ jagung sayur.


MENANAM JAGUNG MANIS / JAGUNG SAYUR

PERSIAPAN LAHAN

         Lahan digemburkan dengan cara dibajak /dicangkul sedalam 20cm.Untuk tanam musim kemarau  hanya meratakan  permukaan lahan dengan garu pada bajak agar mudah dalam proses pengairan.Untuk musim penghujan sebaiknya buat bedengan kasar  agar nantinya tanah tidak tergenang air.Bedengan dibuat dengan ukuran 60 cm � 70 cm ,jarak bedengan atau kalen 50 cm, umtuk panjang bedengan disesuaiakan dengan panjang dari lahan. Taburkan bokasi dari pupuk kandang atau kotoran ayam di atas bedengan .


PEMILIHAN BIBIT DAN PENANAMAN JAGUNG MANIS

     Pilih bibit yang sesuai dengan yang dikehendaki ( ada banyak jenis varietas yang tersedia di indonesia) ,sebaiknya gunakan benih hibrida (f1) yang terjamin mutunya.


PENANAMAN JAGUNG MANIS

        Tanah ditugal sedalam 5 cm  dengan jarak 15 cm  dan jarak larikan  70 cm .untuk bedengan tinggal mengatur jarak lubang tugal 5 cm .Sebelum ditanam  Benih dicampur fungisida berbahan aktif Dimetomorf dan insektisida  karbosulfan untuk mencegah penyakit bulai dan hama semut maupun burung. Masukan biji jagung manis kedalam lubang  satu lubang satu biji kemudian tutup dengan sedikit tanah /bokasi. Kemudian liri air pada bedengan atau hamparan sawah  bila tidak hujan. Untuk lebih jelasnya lihat di video penanaman jagung manis

             


                            Gb.2 penanaman jagung di bedengan umur 14 hst


PEMUPUKAN JAGUNG MANIS

        Pemupukan dilakuan 3x yaitu pada tanaman umur 15 hst ,30 hst dan 45 hst.
Komposisi pupuk : untuk pemupukan pertama  menggunakan ZA 250 kg /ha + SP 140 kg/ha, Untuk pemupukan kedua komposisinya :ZA 350kg/ha + Phonska 200 kg/ ha. Pemupukan ketiga komposisinya : Urea 350 kg /ha

     Cara pemupukan : tanah ditugal sedalam 5 cm, jarak tugal dengan tanaman 10cm, pupuk dimasukan kelubang dan ditutup dengan tanah.Aliri air hamparan sawah atau bedengan bila tidak hujan/ musim kemarau
.

PEMELIHARAAN JAGUNG MANIS

     Pembersihan gulma dilakukan  sejak dini agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu yaitu dengan penyemprotan herbisida  berbahan aktif  Mesotrione dan Atrazine pada tanaman jagung berumur 10- 20 hst.herbisida ini tidak berpengaruh  pada tanaman jagung bila mengenainya.Penyiangan/ ipuk  dilakukan ketika umur tanaman 25 hst dan 45hst, penyiangan dilakukan untuk memperkuat pertumbuhan akar agar tanaman tidak roboh.

     Pemberian insektisida berbahan aktif  karbofuran ke tunas tanaman jagung dilakukan  2x yaitu pada umur  15 hst dan 35 hst dengan dosis 14 kg /ha untuk mencegah bundel pada bakal bunga tanaman jagung manis.
Pengairan dilakukan  2 minggu sekali atau setelah pemberian pupuk dan melihat kondisi tanah .bila musim hujan tak perlu dilakukan pengairan.
                 


                                   Gb. 3  umur tanaman jagung manis 35 hst


HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN JAGUNG MANIS

     Hama  yang menyerang tanaman jagung manis antara lain: ulat tanah , burung pelatuk (trotok), Ulat agrotis,lalat bibit, Penggerek daun dan penggerek batang.
Pengendaliannya :untuk ulat tanah ,beri insektisida karbofuran bersamaan pada saat pemberian pupuk pertama dan kedua,cara pengendalian burung pelatuk adalah, tutup buah jagung manis dengan plastic kantong,untuk ulat dan penggerek semprot dengan insektisida berbahan aktif ,klofernapir dan beta siflutrin.

     Penyakit yang menyerang tanaman jagung manis antara lain: karat daun , karat daun bisanya terjadi adanya  kelembaban yang berlebihan misalnya musim hujan. Pengendaliannya : hilangkan / rempel  tiga daun dari bawah pada tanaman jagung manis atau semprot dengan fungisida . Penyakit bulai ,pengendaliannya yaitu pada waktu akan tanam,  bibit dicampur dengan fungisida berbahan aktif dimertomorf.


PEMANENAN JAGUNG MANIS

Tanaman jagung manis bisa dipanen pada umur 70 hst sampai 75 hst
Ciri-ciri nya :
1.      Warna kulit buah /klobot  sudah hijau gelap.
2.      Serabut ujung buah tampak hitam mengering

3.      Buah tampak merekah dari tangkainya


                                    Gb. 4 tanaman jagung siap di panen.

Artikel terkait :



Jumat, 06 Maret 2015

CARA MENANAM / BUDIDAYA CABAI RAWIT


SEKILAS TENTANG CABAI /CABE RAWIT

          Menanam/budidaya cabai rawit ,Cabe rawit (Capsicum frutescens) merupakan tanaman perdu yang tumbuh  subur didaerah tropis , didaerah subtropis  dapat tumbuh tapi kurang optimal .tanaman ini cocok ditanam di dataran rendah sampai tinggi hingga mencapai ketinggian 1200m dpl,tanah diperlukan untuk pertumbuhan antara lain tanah : tanah lempung ,lempung berpasir, tanah vulkanik,tanah branjangan,tanah gembur yang mengandung unsur hara.suhu optimal pertumbuhan 21 -29 derajat Celsius, penyinaran matahari minimal 9 jam per hari,curah hujan sedang , ph tanah 5,6 � 7 drainase yang baik.
          




MENANAM CABAI RAWIT

PERSIAPAN LAHAN

          Persiapan untuk tanam cabai/cabe rawit ,Seperti biasa ,tanah digemburkan dengan cara di cangkul/ dibajak sedalam 30cm - 40cm .tebarkan bokasi/kompos dari kotoran ternak sebanyak 15 ton /ha. ,kemudian dibuat bedengan dengan tinggi 30cm � 40cm, lebar  bedengan  85cm � 90cm ,jarak bedengan  50cm � 60cm. permukaan bedengan dibuat setengah bulat agar mulsa dapat menutupi bedengan dengan rapat.Kemudian pasang mulsa pada bedengan  dengan ukuran  110cm � 120cm.Mulsa berfunsi untuk menjaga kelembaban tanah,mengendalikan pertumbuhan gulma ,memantulkan cahaya matahari ke buah/ tanaman agar tetap bersih dari embun dan air hujan.Alternatif kedua yaitu : bedengan tidak ditutup dengan mulsa tapi dengan jerami untuk mengendalikan pertumbuhan gulma .


               



          Gb. 2 bedengan tanaman cabai rawit dengan jarak lubang  60cm



PEMILIHAN BIBIT DAN PERSEMAIAN

             Untuk media persemaian dibutuh kan tanah yang gembrung dan ini merupakan proses yang sangat penting  untuk memulai budidaya tanaman ,perhatikan 
Cara membuat persemaian bibit tanaman

           


                  Gb.3 Bibit cabai rawit siap ditanam


PENANAMAN CABAI RAWIT

Bedengan dialiri air / lep  �  dari tinggi bedegan. Lubangi mulsa dengan jarak 50cmx 60cm ,masukan benih yang sudah berumur 25 hari  kedalam lubang mulsa  robek bagaian bawah polybag bila masih utuh agar akar dapat cepat  berkembang ketanah .tutup dengan sedikit tanah.


PEMUPUKAN CABAI RAWIT

Pemupukan dasar                                                                                                                                          pemupukan ini dilakukan pada saat olah tanah sebelum bedengan dikerjakan yaitu pada waktu bedengan setengah jadi ,pupuk dasar ditebarkan kemudian bedengan di haluskan  ,sehingga  pupuk dasar terpendam dalam bedengan. Komposisinya : Phonska 120 kg/ha,  ZA 150 kg/ha, phospat 100 kg/ha.

Pemupukan lanjutan   1
        Pemupukan ini dilakukan pada saat tanaman umur 7 hst � 28 hst ,dengan cara  campuran air dan pupuk dikocorkan kelubang  tanaman dengan takaran 200ml � 250 ml setiap lubang tanaman. Komposisi : NPK  35 � 45 kg/ha,insektisida berbahan aktif karbofuran 7kg/ha.pemupukan ini dilakukan 1 minggu sekali. Untuk pemupukan minggu 2,3,4, sudah tidak memakai insektisida .  fungsi  insektisida  untuk mengendalikan  hama yang ada didalam tanah,seperti ulat tanah ,gayas dll.

Pemupukan lanjutan 2
            Pemupukan dilakukan pada saat tanaman umur 35 hst.  komposisi : NPK  280 kg/ha atau campuran Phonska + ZA  300 kg/ ha .

  Cara pemupukan : tanah ditugal sedalam 5cm pupuk dimasukan kedalm lubang kemudian ditutup dengan tanah. Jarak lubang pupuk dengan batang tanaman sekitar 5cm. pemupukan ini dilakukan 10 � 15 hari sekali..


PEMELIHARAAN CABAI RAWIT

           Penyiangan dan pembersihan gulma dilakukan 2 minggu sekali.  Penyiraman dilakukan  setelah pemberian pupuk  atau apabila tanah bedengan terlihat kering.  Dengan cara  parit dialiri air 3/4 dari tinggi bedengan.,kemudian segera buang air agar bedegan tiris dan tidak terlalu lembab.

                


                  Gb.4 Tanaman  cabai rawit dengan perawatan maksimal.



HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN CABAI RAWIT

Hama pada tanaman cabai rawit antara lain: Thrips, Tungau (Mite), Kutu (Myzuspersicae), Lalat Buah (Bactrocera dorsalis), Ulat Grayak (Spodoptera litura). Cara penanganannya disemprot dengan menggunakan insektisida yang berbahan aktif : Abamectin, Imidakloprid, Metomil,  Klorfenapir,beta silfutrin.

          Penyakit yang menyerang tanman cabai : antraknosa, Bercak daun, Layu fusarium,Layu bakteri, Virus Kuning. Busuk batang /busuk kuncup, . Keriting daun atau mosaic.untuk penanggulangannya, semprot dengan fungisida berbahan aktif:propineb, mankozeb, Klorotalonil,  Streptomisin, Kasugamisin hidroklorida .  



PEMANENAN CABAI RAWIT

           Tanaman cabe rawit mulai bisa dipanen umur 60 hst.cirinya : buah cabe sudah berwarna merah atau kuning kemerah merahan cara bpanen ,tangkai buah dipetik dengan ibu jari kemudian dikumpulkan  diwadah dan siap dipasarkan.



         Gb.5 Buah cabai rawit yang masak sudah siap dipanen

Demikian cara menanam / budidaya cabai rawit . semoga bermanfaat.

Baca juga :TATA CARA MENANAM DAN BUDIDAYA CABAI MERAH.



Rabu, 04 Maret 2015

CARA MENANAM DAN BUDIDAYA PARE


SEKILAS TENTANG TANAMAN PARE/PERIA

         Menanam / budidaya pare ,Pare atau Peria adalah sejenis tumbuhan semak yang merambat dengan buah  yang panjang dan bergerigi. Pare /peria dimanfaatkan buah nya untuk sayur dan pengobatan.Rasa buah pare yang pahit dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tumbuhan dapat hidup dan beradaptasi didataran rendah sampai  tinggi hingga mencapai ketinggian 1100 m dpl Pare/Peria  memerlukan tanah yang subur ,gembur tanah lempung , lempung berpasir ,kaya bahan organic untuk tumbuh optimal.dan juga memerlukan sinar matahari yang cukup, suhu udara 20 -29 derajat Celsius, ph tanah 5�5-7,tata air yang baik.


PENANAMAN PARE/PERIA DISAWAH

PERSIAPAN LAHAN

          Gemburkan lahan/ sawah dengan dibajak/cangkul sedalam 20cm- 30 cm.Untuk lahan yang sudah gembur  buat bedengan kasar dengan tinggi 25cm � 30cm, lebar  bedengan  80cm � 90cm ,jarak bedengan  50cm � 60cm.Tebarkan kompos dari kotoran ayam/ bokasi kebedengan  dengan takaran 5 ton/ha,tebarkan pula pupuk dasar  yang terdiri dari NPK dan Phospat dengan total takaran 250 kg/ha. Haluskan/ bentuk  bedengan  agar semua pupuk dasar maupun bokasi terpendam..Pasang mulsa pada permukaan bedengan lebar mulsa 100 cm -110 cm panjang mulsa sesuaikan panjang bedengan.


                            Gb.1 Bedengan dengan jarak lubang 60cm.


PEMILIHAN BIBIT DAN PERSEMAIAN  PARE/ PERIA

             Untuk persemaian tanaman dan pemilihan bibit  perhatikan :
Cara membuat persemaian bibit tanaman


                                       Gb.2   Bibit pare/peria siap ditanam

PENANAMAN PARE /PERIA

            Parit di genangi  dengan air setunggi  � dari tinggi bedengan ,agar memudahkan mulsa untuk di lubangi dan memudahkan  penanaman .Lubangi mulsa dengan jarak  60cm ,masukan benih yang sudah berumur 10 hari  kedalam lubang mulsa ,lubangi  bagaian bawah polybag agar akar dapat berkembang dengan baik ketanah,kemudian tutup dengan sedikit tanah .


  PEMUPUKAN TANAMAN PARE / PERIA

Pemupukan dasar                                                                                                                                          pemupukan ini dilakukan pada saat olah tanah sebelum bedengan dikerjakan ,agar pupuk dasar terpendam dalam bedengan. Komposisinya : Phonska 120 kg/ha,  ZA 150 kg/ha, phospat 100 kg/ha.

Pemupukan lanjutan   1
        Pemupukan ini dilakukan pada saat tanaman umur 7 hst � 35 hst ,dengan cara  campuran air dan pupuk dikocorkan kelubang  tanaman dengan takaran 200ml � 250 ml setiap lubang tanaman. Komposisi : NPK  35 � 45 kg/ha,insektisida berbahan aktif karbofuran 7kg/ha.pemupukan ini dilakukan 1 minggu sekali hingga 2x. Untuk pemupukan minggu 2,3,4, sudah tidak memakai insektisida .  fungsi  insektisida  untuk membasmi  hama yang ada didalam tanah.

Pemupukan lanjutan 2
            Pemupukan dilakukan pada saat tanaman umur 35 hst dan seterusnya .  komposisi : NPK  280 kg/ha atau campuran Phonska + ZA  300 kg/ ha .

  Cara pemupukan : tanah ditugal sedalam 5cm pupuk dimasukan kedalm lubang kemudian ditutup dengan tanah. Jarak pupuk dengan batang tanaman sekitar 5cm. pemupukan dilakukan dengan interval 10 � 15 hari

.
PEMELIHARAAN TANAMAN PARE 

           Penyiangan dan pembersihan gulma dilakukan 2 minggu sekali.  Penyiraman dilakukan 10 hari � 15 hari sekali setelah pemberian pupuk  atau apabila tanah bedengan terlihat kering.  caranya  parit dialiri air 2/3 dari tinggi bedengan. Pemasangan tajuk dilakukan ketika tanaman berumur 15 hst .Tinggi tajuk 150cm � 200 cm .Pasang tali/gawar untuk menahan batang tanaman agar tidak roboh  dan daun dapat berkembang dengan baik.


                                       Gb.3  Tanaman  pare mulai berbuah.


HAMA DAN PENYAKIT  TANAMAN PARE

          Hama yang menyerang tanaman Pare antara lain :  lembing atau oteng-oteng (Epilachma sparsa), Lalat buah (Dacus cucurbitae Cog),  Kepik (leptoglossus australis) )penanggulangan semprot dengan insektisida ber bahan aktif :Abamectin,Imidakloprit,Sipermetrin.

           Penyakit yang menyerang tanaman Pare antara lain: Bercak daun (Cescospora sp), Layu bakteri (Pseudomonas solanacearum),Antraknos, Layu Fusarium ( Fusarium oxysporum). Penanggulangan semprot dengan fungisida berbahan aktif : Mankozeb,Propinep,Oksitetrasiklin.


PEMANENAN BUAH PARE

           Tanaman pare mulai dapat di panen umur 50 hst .Buah yang siap dipetik berwarna hijau pudar.panen dilakukan dengan interval 2-3 hari.panen dapat dilakukan sampai 20 x panen dalam satu kali budidaya, tergantung jenis  varietas dan perawatan.



                      
                                                 Gb.4  Buah pare siap di panen