Minggu, 26 Juli 2015

MEMBUAT PERANGKAP LALAT BUAH /SERANGGA PADA TANAMAN HORTIKULTURA



MEMBUAT PERANGKAP LALAT BUAH / SERANGGA pada tanaman  hortikulturta , Lalat buah adalah jenis serangga yang umumnya menyerang tanaman hortikultura dengan menyengat dan meletakkan telur pada buah ,tanaman hortikultura yang menyebabkan buah menjadi cacat dan  busuk. Apabila menyerang daun pada tanaman bawang merah disebut lalat daun atau grandong,menyebabkan daun cepat mengering dan mengeluarkan larva putih serta bau busuk.

   Untuk menanggulangi hama lalat buah ataupun lalat daun ada beberapa cara yang sering dilakukan para petani ,walaupun itu tidak 100% , setidaknya mengurangi hingga 60-80 %, perangkap ini selain untuk lalat buah juga bisa untuk hama/ serangga  yang lainnya seperti jenis kutu , kaper , mrutu dan lain-lain.Ada beberapa model perangkap lalat buah /serangga yang saya lakukan ,antara lain:


1.     Perangkap lalat buah / serangga dengan menggunakan lampu .


              



Cara ini umumnya di gunakan untuk perangkap jenis lalat/ serangga pada tanaman bawang merah.
Bahan- bahannya : kabel listrik, nampan /baki, air , minyak ,kayu penopang / tempat lampu dan tempat air.
Caranya: buat rumahan kecil untuk tempat lampu dengan kayu diatas, yang kuat lalu bawahnya ada nampan tempat air dan minyak.Perangkap ini bekerja pada malam hari ketika lampu menyala dan menarik para serangga untuk berkumpul di lampu neon ,lalu jatuh ke baki/nampan berisi air dan minyak.cara ini dapat mengurangi hama / serangga 80 %.



2.     Perangkap lalat buah / serangga dengan lem


             


   Bahannya antara lain: botol aqua bekas, lem tikus dan tajuk untuk meletakkan botol bekas yang telah di olesi dengan lem tikus , pasang pada kanan dan kiri tanaman , dan olesi lem tikus 1 mingtgu sekali atau apabila lem mengering .perangkap ini setidaknya mengurangi hama sebesar 65 %.



                    





3.     Perangkap lalat buah / serangga dengan cairan Petrogenol.



                            



   Bahan yang di butuhkan untuk perangkap ini antara lain : botol bekas air mineral� kawat, kapas, petrogenol,air dan paku untuk melubangi botol.

   Cara membuatnya ;  botol bekas air mineral dilubangi bagaian atasnya untuk jalan masuk lalat buah,botol diisi dengan air kira-kira 1/3 dari tinggi botol, kapas dililitkan pada kawat lalu diolesi dengan cairan petrogenol dan di masukkan kedalam botol  dengan diatas air(jangan sampai terkena air) lalu botol di paku atau diikat dengan tajuk, diletakan di samping tanaman , bau cairan petrogenol akan menarik lalat jantan masuk kedalam botol dan akhirnya mati , dan selanjutnya lalat betina akan mandul ,begitu teorinya ....


   Demikian cara membuat perangkap lalat buah / serangga , semoga bermanfaat .


Minggu, 12 Juli 2015

CARA MENANAM / BUDIDAYA BAWANG PUTIH



CARA MENANAM / BUDIDAYA BAWANG PUTIH, Bawang putih atau garlic , allium sativum, adalah tanaman jenis umbi yang dipercaya telah tumbuh di daratan Asia 7000 tahun terutama di Asia tengah dan digunakan sebagai bahan bumbu dan pengobatan sejak dahulu kala.


                




CARA MENANAM /BUDIDAYA BAWANG PUTIH

BIBIT BAWANG PUTIH

   Untuk mendapatkan bibit yang bagus harus diseleksi pada umbinya yang sehat dan tidak bekas terserang penyakit , umbi harus cukup umur agar pertumbuhannya seragam.


PERSIAPAN LAHAN

   Lahan di bersihkan dari rumput liar dengan di semprot herbisida agar akar nya mati lalu tanah di gembrkan dengan di bajak atau dicangkul dengan kedalaman 25 � 30 cm kemudian di ratakan selanjutnya di beri pupuk kompos dari kotoran ayam atau bokashi 10- 15 ton per hektar lalu di buat bedengan dengan tinggi 30 cm lebar 80 cm ,jarak antar  bedengan atau kalen 50 cm , sebelum bedengan jadi lebih baik di beri pupuk dasar yaitu campuran  ZA + Phonska  250 kg per hektar.lalu baru bedengan di haluskan atau di ratakan bagaian atasnya.


PENANAMAN BAWANG PUTIH

   Bedengan di aliri air sampai basah merata ,lalu buang ,sisakan 1/3 ,lalu tancapkan/ benamkan  benih bawang putih kedalam tanah ,dengan jarak tanam 20 cm dan jarak larikan 20 � 25 cm , lalu tutup dengan jerami untuk menjaga kelembaban tanah dan mengendalikan pertumbuhan gulma, selain itu untuk menjaga kesuburan tanah karena setelah membusuk jerami menjadi pupuk kompos .


PERAWATAN TANAMAN BAWANG PUTIH

Penyulaman atau penjarangan

   Penyulaman di lakukan bila ada tanaman yang mati atau kurang sehat di ganti dengan tanaman baru agar tanaman tetap rapat sedangkan penjarangan di lakukan bila tanaman tumbuh terlalu rapat.

Penyiangan dan pembubunan

   Penyiangan atau pembersihan rumput liar di sekitar tanaman di lakukan 2 minggu sekali atau apabila gulma telah tumbuh dan pembubunan atau ipuk ( mengembalikan bentuk bedengan ) agar pertumbuhan akar tanaman tidak terganggu dilakukan 2 minggu sekali.

Pemupukan tanaman bawang putih

 Pemupukan tanaman bawang putih terlihat pada Tabel di bawah ini


pemupukan
umur
Urea
Za/Npk
Tsp
Kcl/Zk-plus
1 ( 2 minggu)
140 kg/ha
105 kg/ha
105 kg/ha

2 ( 4 minggu)
50 kg/ha
200 kg/ha
110 kg/ha
105 kg/ ha
3 (6 minggu)
50 kg/ha
150 kg/ha

100kg/ha



   Pada pemupukan pertama dan ke tiga perlu ditambahkan Furadan / Regent dengan dosis 14 kg/ ha. Untuk mengendalikan hama dari tanah. cara pemberian pupuk dengan di buat tugal pada larikan lalu ditutup dengan tanah dan dilakukan pengairan.

Pengairan dan penyiraman

   Penyiraman  pada tanaman yang baru di lakukan tiap hari dengan di gembor lalu Pengairan / lep   dilakukan 1 minggu sekali  atau melihat kondisi tanah bila agak kering. Penyiraman di hentikan pada saat akan panen.



             




 HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN BAWANG PUTIH

Hama dan penyakit yang menyerang tanaman bawang putih pada dasarnya sama dengan bawang merah, untuk lebih jelasnya lihat di sini dan sini.



 PEMANENAN BAWANG PUTIH

   Tanaman bawang putih di panen harus mencapai umur maksimal agar umbinya dapat penuh dan besar, umur panen tanaman ini tergantung varietas dan ketinggian biasanya dapat di panen pada umur 90 hari .Ciri tanaman sudah siap dipanen antara lain : daunnya sudah menguning lebih dari 60 persen,tangkai batangnya mengeras.



             



    Gb. Bawang  putih yang  telah di panen pada usia yang tepat



Selasa, 30 Juni 2015

CARA MENANAM / BUDIDAYA SALAK PONDOH




SEKILAS  TENTANG  SALAK  PONDOH

   Cara menanam/ budidaya salak pondoh, salak pondoh merupakan tanaman buah yang masih satu keluarga dengan palem . tanaman ini konon berasal dari  Malaysia, Thailand dan Indonesia .


                          



   Tanaman salak tumbuh di ketinggian 100- 500 m dpl ,untuk media yang diperlukan tanah gembur subur dan agak lembab,derajat ke asaman tanah (ph) berkisar 5- 7,5, suhu udara antara 20-30 derajat c ,tanaman ini memerlukan sinar matahari cukup 50-70 % saja ,karena cocok di daerah lembab tetapi tidak suka air menggenang.untuk itu harus mempunyai drainase yang baik.


MENANAM / BUDIDAYA SALAK PONDOH

PERSIAPAN BIBIT

   Untuk mendapatkan bibit salak ada 2 cara yaitu perbanyak generative dengan bijinya , untuk menyemai dengan biji harus diperhatiakan beberapa hal yaitu biji harus dari buah yang masak ,tidak cacat, dan pohon yang genjah. Sedangkan cara vegetative yaitu bibit salak dari anakan pohon salak yang sudah tumbuh dewasa, dengan cara di pisahkan dari induknya dengan menyertakan akarnya.


PERSIAPAN LAHAN

    Lahan di bersihkan dari rumput liar dan tanaman semak serta tumbuhan perdu dengan di babat atau di cangkul  lalu dikumpulkan dan di bakar atau dengan menggunakan herbisids purna tumbuh seperti Roundup,Glisat  dengan dosis pemakaian 200 -250 cc / 17 liter ( tangki sprayer).


PENANAMAN SALAK PONDOH

   Membuat lubang dengan diameter 30 cm ,kedalaman 30 cm, dengan jarak lubang 2 meter ( jarak tanam satu baris )  jarak baris  3 � 4 meter . penanamannya masukkan bokashi bercampur dengan tanah lalu siram dengan air sampai basah merata ,selanjutnya tambahkan Furadan 30 gram tiap lubang, lalu masukkan bibit salak anakan  kedalam lubang ,atur perakarannya merata lalu timbun dengan tanah campur bokashi lalu siram sampai basah merata dan rapatkan tanah pada pangkal batang.



                           




 PERAWATAN TANAMAN SALAK

    Penyulaman dilakukan untuk mengganti  tanaman yang mati atau kurang sehat ,pekerjaan ini dilakukan pada tanaman muda dan tanaman baru.

   Penyiraman untuk tanaman yang baru dilakukan 2 kali sehari sampai tanaman hidup kemudian 1 hari sekali dan apabila sudah kuat , penyiraman dilakukan bila diperlukan saja atau setelah pemberian pupuk.

   Penyiangan  dilakukan 2 minggu sekali atau bila rumput telah tumbuh agar tidak menggangu pertumbuhan tanaman.
   Pembubunan yaitu menimbun kembali tanah pada pangkal batang akibat longsor  untuk menjaga agar pertumbuhan akar tetap baik, biasanya longsor disebabkan air hujan dan pengairan , pekerjaan ini dilakukan  2 minggu sekali.

   Pemupukan awal tanaman salak di lakukan  pada umur 10 hari yaitu Urea 10 gram, TSP 5 garam dan Kcl 5 gram ditambah bokashi 15 kg , untuk umur 1 bulan komposisi pupuk masih sama , untuk umur 2- 4 bulan ,pemberian pupuk dtambah yaitu Urea 15- 20 gram, TSP dan Kcl masing-masing 8- 10 gram, untuk umur 6- bulan komposisi pupuk ditambah menjadi Urea 25- 40 gram,TSP dan Kcl 20 gram ditambah pupuk bokashi 30 kg, untuk tanaman yang sudah besar ,pemberian pupuk di sesuaikan umur dan besar batang tanaman.


                            




HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN SALAK

   Hama yang menyerang antara lain: Ulat daun ,Kutu putih,Kumbang penggerek tunas,cara penanggulangannya untuk ulat dan kutu gunakan insektisida berbahan aktif beta silfutrin/ sipermetrin dan midakloprit ,sedangkan untuk kumbang , gunakan abamectin atau sejenisnya.

    Penyakit yang menyerang antara lain:busuk merah,bercak daun warna hitam,busuk buah .Cara penanggulangannya :semprot dengan fungisida berbahan aktif  iprodiun , mancozeb, propinep,


PEMANENAN SALAK

   Panen salak dilakuakan setelah buah matang di pohon ,kira- kira umur 6 bulan setelah bunga mekar, ciri-ciri fisik antara lain : warna kulit buah hitam ke merahan dan mengkilat,bulu-bulunya telah hilang,ujung kulit buah terasa lunak bila ditekan dan mudah lepas dari tangkainya , beraroma salak matang.


                                   


                    Gb. Buah salak siap dipetik dengan dipotong tangkainya.



CARA MENANAM / BUDIDAYA DUKU




CARA MENANAM / BUDIDAYA DUKU, Tanaman duku atau lansium Domesticum Corr  adalah tanaman buah yang berasal dari Indonesia  bagaian timur dan Thailand dan sekarang populasinya sudah menyebar keseluruh pelosok nusantara .Awalnya tumbuhan ini adalah tumbuhan liar di hutan Kalimantan dan sekarang sudah di budidayakan.


                                



   Tanaman duku tumbuh di ketinggian masimal 650 meter dpl ,memerlukan media tanah yang  subur yang banyak mengandung bahan organic,ph tanah 5,5-7 , curah hujan 1500- 2500 mm/tahun,suhu udara 19 � 26 derajat Celsius, tata air yang baik.


MENANAM  /  BUDIDAYA  DUKU

PERSIAPAN  BENIH  DUKU

   Benih duku biasanya didapat  dari biji yang tumbuh disekitar pohon induk ,kemudian setelah tingginya 25 cm di pindah ke polybag untuk di rawat dan dilakukan sambung pucuk atau tempel untuk mendapatkan bibit yang genjah.


PERSIAPAN  LAHAN

   Lahan di bersihkan dan di gemburkan  dengan di cangkul atau di traktor agar rumput liar dan gulma kering . Untuk bedengan tidak perlu di buat ,tetapi hindari genangan air di tempat yang akan ditanami.


PENANAMAN  DUKU

   Membuat lubang untuk tanam ,kedalaman 60 cm ,diameter 50 cm atau lebih untuk bibit duku yang berakar panjang, jarak lubang atau jarak tanam 8m x 8 m, masukkan bokashi dan campur dengan tanah setinggi 20-25 cm  lalu siram / kocor dengan air sampai basah taburkan furadan/ regent 25 gram ,lalu masukkan bibit duku kedalam lubang yang telah di lepas dari polybag / di lubangi bagaian akarnya timbun dengan tanah dan bokashi, lalu tekan agar rapat selanjutnya siram /kocor sampai meresap kedalam dan merata, pasang tajuk dan tali agar tanaman tidak gerak.



                            




PEMELIHARAAN  TANAMAN  DUKU

   Penyulaman tanaamn duku di lakukan bila ada tanaman yang mati atau kurang sehat, penyulaman dilakukan agar tanaamn duku tetap rapat .

    Penyiangan dilakukan 2 minggu sekali atau ketika rumput liar telah tumbuh, sedangkan pembubunan atau menimbun tanah pada batang tanaman untuk menjaga agar akar tidak tampak dan meningkatkan kerja akar menyerap nutrtisi tanaman.

   Pemupukan tanaman duku dilakukan  2 minggu  setelah tanam yaitu NPK atau Urea + tsp 25gram. Lalu pada umur 1 bulan, 2 bulan , 4 bulan  pemberian pupuk di tambah Kcl dengan dosis di tambah sesuai dengan tinggi dan besar batang tanaman+ di tambah pupuk bokashi. Untuk pemupukan umur tanaman umur 1 th ke atas  diberikan pupuk Urea/ ZA + TSP + Kcl  total 1- 1,5 kg per batang  atau lebih. Car pemupukan dengan mengali parit melingkari pohon dan menutup kembali setelah pupuk di sebar.

   Pengairan /penyiraman dilakukan  2 kali sehari saat setelah tanam,kemudian 1 kali sehari ketika tanaman telah hidup, dan bila sudah kuat penyiraman dilakukan  setelah pemupukan atau apabila diperlukan saja.


                           




HAMA  DAN  PENYAKIT  TANAMAN  DUKU

   Hama yang menyerang antara lain : kutu putih,kumbang penggerek buah,kutu perisai,kelelawar,ulat jengkal .ulat daun. Cara pengendaliannya dengan di semprot insektisida berbahan aktif : untuk jenis kutu memakai Imidakloprit, untuk jenis ulat memakai klorpenapir, beta silfutrin, untuk mencegah hama  kelelawar ,buah yang telah masak di bungkus dengan jarring.

  Penyakit yang biasanya menyerang antara lain:Antraknosa ,busuk akar,penyakit mati pucuk,untuk mengendalikan Antraknosa dan mati pucuk gunakan Fungisida berbahan aktif Mankozeb, Iprodium ,Propineb, untuk busuk akar gunakan jenis bakterisida dan kocorkan ke akar tanaman.


PANEN  TANAMAN  DUKU

   Panen tanaman duku yang berasal dari biji atau generative relative  lama yaitu umur 12 tahun dan untuk yang vegetative  biasanya umur 6 tahun- 7 tahun mulai awal panen, tanaman ini bisa hidup sampai 300 tahun.cara panen dengan di potong pada tandan- tandan buah duku .



                               




                           Gb. Buah duku yang masak siap di panen.





Rabu, 24 Juni 2015

CARA MENANAM/BUDIDAYA MANGGIS




SEKILAS TENTANG TANAMAN MANGGIS

   MENANAM/BUDIDAYA MANGGIS,Tanaman manggis merupakan tanaman buah-buahan liar dipercaya berasal dari daerah tropis di hutan Asia tenggara Indonesia dan Malaysia, kemudian menyebar ke beberapa Negara topis lainnya seperti Srlanka,Malagasi ,Hawai ,Australia, Amerika tengah  dan lain-lain.


                         




   Tanaman manggis dapat tumbuh di di tanah lempung,lempung berpasir,tanah gambut ,tanah humus ,tanah yang mengandung bahan organic,dan hidup di ketinngan sampai  1200 m dpl tetapi yang ideal adalah di 500 � 600 mdpl,ph 5- 7,curah hujan sedang merata sepanjang tahun,suhu udara yang ideal 22 -32 derajat C,dan drainase yang baik.


TEKNIS MENANAM /BUDIDAYA MANGGIS

PENGADAAN  BIBIT

   Bibit tanaman mangis untuk budidaya didapatkan dengan 2 cara yaitu cara generative dengan persemaian bijinya dan vegetative dengan memperbanyak sistim ,sambung pucuk atau tempel, biasanya untuk pengadaan biji manggis yang banyak dilakukan semai dari biji dahulu selanjutnya setelah tumbuh 20 cm dilakukan sambung 
pucuk dan tempel mata biji.


PERSIAPAN  LAHAN

   Sebelum membuka lahan / tempat menanam manggis ,lahan di persiapkan dengan di bersihkan  dari rumput liar, alang-alang dan tumbuhan perdu dengan cara di cangkul atau di babat ,di kumpulkan dan di bakar , untuk pembersihan rumput dengan hebisida purna tumbuh gunakan yang berbahan aktif Iso propil amina glifosat  ( roundup,glisat,Rambo dll), bila memakai herbisida ini , pengerjaan lahannya harus menunggu minimal 10 hari setelah penyemprotan karena reaksi herbisida akan hilang setelah itu.


PENANAMAN  MANGGIS

    Untuk penanaman buat lubang ukuran 50 x 50 cm ,kedalaman 35- 40 cm, jarak tanam 8 sampai 10 meter, selanjutnya lakukan pengocoran/ siram lubang dengan air sampai basah merata ,lalu masukkan bokashi dan campuir dengan furadan  20 gram dan siram kembali ,selanjutnay masukkan bibit manggis dan buat lubang bagaian bawah agar pertumbuhan akar merata,lalu tutup dengan tanah campur bokashi dan siram lagi sampai basah merata, rapatkan dengan di injak lalu pasang tajuk dan tali untuk menopang tanaman agar tidak gerak.


PERAWATAN  TANAMAN  MANGGIS

   Pengairan / kocor dilakuakan tipa hari pagi dan sore untuk tanaman yang baru, dan selanjutnya  1 � 2 hari sekali untuk tanaman yang sudah hidup , dan penyiraman dilakukan saat di perlukan saja untuk tanaman yang sudah kuat.
  Pembersihan gulma dilakukan  2  minggu sekali atau bila rumput telah tumbuh dan pembubunan / penimbunan tanah pada pangkal batang di lakukan 2 minggu sekali / bila ada tanah longgsor di batang setelah pengairan ,ini dilakukan untuk memperkuat akar tanaman.

   Perempelan / pemangkasan di lakukan pada cabang atau ranting yang kurang sehat atau untuk membentuk cabang yang bagus,dan untuk menggurangi daun yangterlalu subur atau kering.

    Pemupukkan pada tanaman manggis kecil, umur 2, 4 dan 8 minggu  dosisinya urea + tsp  2 sendok makan atau 35- 40  gram, untuk umur 4 , 6  di tambah menjadi segenggam tangan  80 � 250 gram campuaran  za / urea + tsp , untuk umur  1 th keatas  1 kg  / per batang dan yang mulai akan berbuah di tambah pupuk Kcl. Cara pemupukan dengan di buatkan alur / garukkan melingkar kemudian di tutup kembali setelah pupuk di taburkan dan dilakukan pengairan.



                   




 HAMA DAN  PENYAKIT  TANAMAN  MANGGIS

   Hama yang menyerang antara lain: bulu , ulat daun . cara pengendaliannya disemprot dengan insektisida berbahan aktif sipermetrin, klorfenapir , beta sifutrin.

   Penyakit yang menyerang  antara lain : bercak daun, busuk buah , hawar daun,busuk akar,jamur upas, kangker batang. Cara penanggulangannya : untuk bercak daun dan hawar daun ,jamur upas semprot dengan fungisida berbahan aktif : mancozeb ,tiran,iprodium, klorotalonil. Untuk busuk akar dikocorkan + anti bakteri (baktomicin).


PEMANENAN  MANGGI

   Manggisdapat di panen pada usia 104 � 115  hari setelah berbunga / bunga mekar,ada 3 waktu  panen ,yaitu panen awal ,tengah dan akhir .panen awal pada usia 104 � 108,  ciri-ciri fisik buah ,warna kulit hijau bintik unggu  10- 25 % berat buah 80- 130 gram ,biasanya ,panen awal tujuan untuk diekpor,. Untuk panen tengah umur 110- 113, ciri fisik ,kulit berwarna hijau bintik kuning 25-50 % , panen ini ,buah akan dipasarkan di luar pulau ,sedangkan panen umur 114 hari untuk dipasarkan di daerah dekat.

                  



                                      Gb. Buah manggis masak siap panen.