Minggu, 14 Juni 2015

CARA MENANAM / BUDIDAYA JAHE




SEKILAS  TENTANG  TANAMAN  JAHE

   Menanam / budidaya jahe ,Tanaman jahemerupakan jenis tanaman rempah dan obat-abatan yang diperkirakan berasal dari asia pasifik yang tersebar dari India sampai China oleh sebab itu konon masyarakat India dan China di percaya pertama kali memakai tanaman jahe untuk minuman dan bumbu serta obat-obatan.
                 



   Tanaman jahe mudah hidup di dataran rendah sampai tinggi , memerlukan media tanah yang subur , gembur , tanah yang mengandung bahan organic.suhu udara 16- 32 derajat Celsius tetapi yang idealnya  22- 29 derajat Celsius, sinar matahari sepanjang hari, curah hujan  sedang ph tanah 5,4- 6,8  serta drainase yang baik.


TEKNIS  MENANAM  DAN  BUDIDAYA  JAHE

PERSIAPAN  BIBIT  JAHE

   Untuk mendapatkan bibit jahe yang seragam Pembibitan jahe  perlu dilakukan pada suatu tempat tertentu agar mendapatkan bibit jahe yang bagus dan tunas seragam, cara pembibitan dengan membuat bedengan dari jerami untuk alas kemudian di isi bakal bibit secara merata lalu ditutup lagi dengan jerami kemudian bagaian atasnya di tutup jerami lagi begitu seterusnya sampai  berlapis 4 cara perawatanya dengan di siram / dikocor tiap hari sampai 2 minggu kemudian dilakukan seleksi bibit jahe di kelompokkan  berdasarkan tinggi tunas, selanjutnya di tempatkan di wadah untuk di tanam.


 PENGOLAHAN  LAHAN

    Lahan di bajak agar gembur sedalam 25 -30 cm ,kemudian di ratakan dan di buat bedengan tinggi 25-30 cm dan lebar 80 cm ,lalu taburkan bokashi /kompos diatas bedengan ataupun di tengah bedengan sebelum bedengan jadi.dan lakukan pengapuran bila diperlukan untuk menaikan ph tanahnya.


PENANAMAN  JAHE

    Buat alur untuk menanam bibit jahe sedalam 6-7 cm dan jarak  30-40 cm sebagia jarak tanam ,kemudian letakkan bibit jahe yang mempunya 3- 4 mata bibit atau sepanjang 3-5 cm ke alur yang di buat bila telah selesai lakukan penimbunan dengan tanah dan lakukan pengairan sistim lep atau kocor sampai merata kedalam



           




PERAWATAN  TANAMAN  JAHE

    Penyulaman dilakukan  2- 3 minggu setelah tanam ,untuk mengganti bibit yang mati atau kurang sehat dengan tanaman baru agar pertumbuhannay serentak.

   Penyiangan untuk membersihkan rumput atau gulam yang menggangu pertumbuhan ,ini dilakukan 2 minggu sekali atau bila gulma telah tumbuh.

   Pembubunan pada tanaman jahe untuk menimbun pangkal tanaman agar kokoh dan mengemburkan tanah supaya  pertumbuhan akar berkembang dengan baik, ini dilakukan 2 minggu sekali atau seperlunya.

   Pemupukan ,untuk pemupukan tanaman jahe sebaiknya gunakan pupuk organic yaitu bokashi atau kompos, untuk starter atau pertumbuhan awal dapat memakai pupuk kimia misalnya NPK,ZA tetapi dengan dosisi yang kecil.

   Penyiraman atau pengairan ,tanaman jahe termasuk tanaman yang tahan terhadap kekeringan , pada awal tanam sebaiknya sering dilakukan pengairan minimal 1 minggu sekali atau bila tanah terlihat kering. Untuk tanaman yang sudah kuat atau berumur pengairan di lakukan bila tanah terlihat kering atau seperlunya .
        


HAMA  DAN  PENYAKIT  TANAMAN  JAHE

   Hama yang menyerang tanaman ini antara lain: ulat tanah ,kepik, ulat penggerek akar menyebabkan tanaman layu dan akhirnya mati, kumbang, cara pengendaliannya : untuk ulat tanah dan penggerek akar lakukan kocor dengan furadan atau regent, untuk hama lain gunakan insektisida yang mempunyai dosis rendah.

   Penyakit tanaman jahe antara lain:layu bakteri, busuk rimpang, bercak daun,untuk pengendaliannya gunakan insektisida berbahan aktif : kasugamisgin tembaga oksidasi dan mancozeg / benomil  dengan dikocorkan dan disemprotkan.


PEMANENAN  JAHE

   Panen jahe dilakukan ter gantung kebutuhan , misalnya untuk bumbu masakan, tanaman jahe dapat dipanen mulai umur 5 bulan , untuk dijual /dipasarkan keperluan obat-obatan tanaman jahe harus tua antara  umur 10- 12 bulan ,ciri-cirinya :warna daun sudah berubah dari hijau menjadi kuning dan batang sudah tampak tua dan mengering.


                  




                         Gb. Hasil panen tanaman jahe .




Jumat, 12 Juni 2015

CARA MENANAM / BUDIDAYA ALPUKAT



SEKILAS  TENTANG  TANAMAN  ALPUKAT

   Menanam / budidaya alpukat ,Tanaman alpukat berasal dari dataran rendah dan tinggi amerika tengah dan masuk Indonesia sekitar abad 18 ,buah alpokat mempunyai beberapa nama di Indonesia antara lain:alpokat, alpuket,boah pokat, jamboo mentega,advokad, jambu pokat.disetiap daerah mempunyai nama sendiri.


                 




   Tanaman alpukat hidup optimal di dataran rendah sampai tinggi mencapi 1200 m dpl, memerlukan media tanah subur , tanah lempung,lempung berpasir,lempung endapan,tanah liat tanah yang banyak mengandung unsur hara , ph tanah 5,6-7,curah hujan sedang  100mm /th- 200mm/ th. Sedang pencahyaan matahari berkisar 8 jam per hari suhu udara 18- 29 derajat Celsius, dan tata air yang baik.


CARA  MENANAM  DAN  BUDIDAYA  ALPUKAT

PERSIAPAN  BIBIT  TANAMAN ALPUKAT

   Bibit alpukat didapat dari proses generative yaitu dengan menyemaikan biji nya dan vegetative yaitu proses okulasi ,cangkok,sambung pucuk. Bibit yang berasal dari cara vegetative mempunyai banyak keunggulan yaitu tanaman cepat berbuah ,identic dengan induknya atau kemurnian varietas terjaga.


                           




PERSIAPAN  LAHAN

  Lahan / kebun di bersihkan dari rumut liar dengan di cangkul / sabit  ,lalu di kumpulkan dan di bakar atau dengan menggunakan herbisida purna tumbuh disemprotkan secara merata dan ditunngu beberapa hari sampai rumput liar menjadi kering.
   Membuat lubang untuk penanaman dengan kedalaman 60 cm diameter 60 cm, jarak lubang atau jarak tanam 4- 5 meter.tanah galian bagaian atas di pisahkan dan di campur dengan kompos.


PENANAMAN  ALPUKAT

   Penanaman alpukat lebih baik dilakukan pada awal musim hujan,isi lubang dengan tanah dan kompos lalu taburkan furadan dan sedikit pupuk dasar , NPK ( segenggam )lalu adu merata ,siram dengan air sampai merata lalu  masukan bibit alpukat kedalam lubang ,terlebih dahulu lubangi bagaian bawah agar pertumbuhan akar tidak terganggu , atur posisi akar ke segala arah . lalu timbun dengan tanah bercampur bokashi dan rapatkan / injak selanjutnya siram sampai merata dan pasang tajuk agar batang tanaman tidak berubah posisi.


PERAWATAN  TANAMAN  ALPUKAT

   Penyiraman tanaman alpukat yang baru, dilakukan setiap hari yaitu pagi dan sore selanjutnya bila sudah hiudp dan kuat penyiraman dilakukan apabila tidak hujan dan diperlukan saja.

   Penyiangan dilakukan 2 minggu sekali atau bila gulma sudah tumbuh , penyiangan dilakukan disekitar batang tanaman agar pertumbuhan tidak terganggau.

   Penggemburan tanah dan pembubunan dilakukan 2 minggu sekali pekerjaan ini dilakukan untuk mengembalikan tanah pada batang yang longsor pada saat penyiraaman dan penggemburan untuk memudahkan perkembangan akar.

   Pemangkasan  dilakukan untuk mengatur pertumbuhan . bagaian yang di pangkas antar lain : ranting yang rapat / terlalu lebat , cabang yang kurang bagus , bagaian yang kering atau mati dan yang tyerserang penyakit.

   Pemupukan tanaman alpukat dilakukan beberapa kali , yaitu pada saat setelah tanam umur 2 minggu dengan dosis 5 gram /batang , pada umur  1 bulan , 7 � 10 gram/ batang. Kemudian pada umur 2 , 4 dan  bulan dengan dosis di tingkatkan sesuai umur tanaman dan dilakukan penyiraman setelah pemupukan agar cepat terserap ke tanaman .

   Untuk tanaman yang dewasa dan akan berbunga pemberian pupuk dilakukan  3 kali per tahun komposisi pupuk  : ZA/Urea  ( 45 %)  SP ( 50% P) dan Kcl ( 60 % k) yaitu tanaman umur 1- 4 tahun , Urea /ZA  0,5-1,1 kg/ tanaman ,SP O,5 -1, 4 kg/batang dan kcl 0,5- 1,5 kg / batang . untuk umur tanaman lebih dari 4 tahun ,pemberian pupuk di tambah .



                      




HAMA  DAN  PENYAKIT  TANAMAN  ALPUKAT

   Hama yang menyerang tanaman alpukat antara lain: ulat kipat,ulat kupukup gajah,kutu daun, aphis,kutu dompolan putih,tungau merah.lalat buah dacus,codot, cara pengendaliannya secara kimia menggunakan pestisida berbahan aktif sipermetrin, sidacin,imidakloprit,abmectin,klorfenafir.

   Penyakit yang menyerang tanaman alpukat antara lain:antraknosa,bercak daun atau bercak coklat,busuk akar dan kanker batang,busuk buah.cara pengendaliannya , semprot dengan insektisida berbahan aktif : mancozeb,iprodium,benomil, metalaksil,tiram.


PEMANENAN  BUAH  ALPUKAT

    Buah alpukat yang telah berusia 6 bulan dari bunga saat mekar biasanya sudah tua dan siap di petik , umumnya buah alpukat didiamkan dulu beberapa waktu  setelah di petik , jadi tidak bisa langsung di makan.

Ciri-ciri buah alpukat yang sudah tua antara lain:
        Warna kulit luar telah hijau gelap belum kecoklatan
        Bila buah di goncang akan terasa bijinya .
        Bila buah di ketuk akn berbunyi nyaring .

   Ciri di atas menandakan buah alpukat sudah tua dan siap dipetik, cara panennya dengan di puntir dan di petik dari tangkainya selanjutnya dikumpulkan di keranjang untuk memudahkan pengangkutannya ke gudang.


                             




                          Gb. Buah alpukat sudah tua siap di petik.


Senin, 08 Juni 2015

CARA MENANAM / BUDIDAYA TANAMAN BAWANG MERAH DI MUSIM KEMARAU




MENANAM / BUDIDAYA BAWANG MERAH. Bawang merah adalah komoditas penting dalam pertanian, bawang merah mempunyai nilai ekonomi yang tinggi ,para petani bawang merah merasakan nikmatnya menjadi petani bawang merah Karena hanya membutuhkan waktu  2 bulan mendapatkan untung yang berlimpah sampai beberapa ratus juta dalam 1 hektar tanam, apabila harga nya mencapai 20-25 ribu rupiah  di tingkat petani.


               



   Menanam/ budidaya bawang merah dapat dikatakan rumit , membutuhkan  konsentrasi, ketelitian yang  tinggi, tetapi ada kalanya di saat musim yang  cocok tak perlu melakukan perawatan yang berlebihan ( misalnya tanam pada bulan mei-juni- juli). Disini akan saya sampaikan tentang menanam / budidaya bawang merah di musim kemarau.


CARA MENANAM DAN BUDIDAYA BAWANG MERAH DI MUSIM KEMARAU

    Postingan kali ini adalah cara menanam dan budidaya bawang merah di musim kemarau . untuk cara menanam dan budidaya bawang merah  di musim hujan , baca postingan sebelumnya di blog ini cara  menanam dan budidaya bawang merah di musim hujan.



PERSIAPAN LAHAN

   Lahan digemburkan ,di bajak atau cangkul dan di buat bedengan  tetapi sebelumnya sebarkan bokashi sebanyak 7-10 ton per hektar untuk menambah unsur hara ,lebar bedengan 80 cm ,tinggi 25- 30 cm parit 50 cm.



PERSIAPAN BENIH BAWANG MERAH

   Untuk  tanam musim kemarau sebaiknya  gunakan benih jenis Thailand  karena mempunyai keunggulan pada potensi hasil  panen ,untuk mendapatkan benih yang bagus dan berkualitas  lihat di cara memilih bibit bawang merah


PENANAMAN BAWANG MERAH

   Sebelum di tanam bibit bawang merah harus di opes/ dipotong bagaian ujungnya 1/3 dari panjang bibit. Untuk bibit yang terlalu tua ( diatas 8 bulan penyimpanan) tidak diperlukan potong ujung / opes.

    Sebelum tanam di lakukan pengairan sampai basah merata dan air di sisakan  1/3 lalu tancapkan bibit bawang merah sedalam 2/3 dari panjang bibit dengan jarak tanam 20 x 20 , setelah proses tanam selesai ,perlu di semprotkan obat herbisida pra tumbuh yang berbahan aktif  Oksifluerfen  ( golma atau goal ) dosisnya  15 cc per 17 liter/ tangki sprayer. Penyemprotan dilakukan tidak lebih dari 1 hari setelah tanam.


PERAWATAN TANAMAN BAWANG MERAH

   Pengairan dilakukan tiap minggu dan setelah pemberian pupuk  ,cara pengairan dengan mengalirkan air ke parit sampai penuh dan selanjutnya di lakukan pembuangan.

   Pembersihan gulma dilakukan 2 minggu sekali atau apabila rumput liar telah tumbuh.dan pembubunan dilakukan apabila tanah longsor di sekitar batang tanaman setelah pengairan.

   Pemupukan tanaman bawang merah harus sesuai umur dan  kebutuhan nutrisi tanaman .proses ini baca di cara/ teknis pemupukan tanaman bawang merah



HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN BAWANG MERAH

   Pengendalian hama dan penyakit  tanaman bawang merah lihat di  hama dan penyakit tanaman bawang merah


PEMANENAN BAWANG MERAH

   Tanaman bawang merah dapat di panen antar umur 55- 70  hst , melihat keadaan tanaman , apabila tanaman sehat dari kecil normal dan tak pernah terserang penyakit , maka panen dapat mencapai umur 70 hst , dan sebaliknya bila tanaman kurang sehat atau terserang penyakit ,  biasanya panen lebi awal dari 55 hst. Ciri- ciri bawang merah yang siap panen normal atau sehat dari kecil antara lain : daun mulai rebah , pangkal batang sudah mengecil dan kosong ,buah besar merekah  dan berwarna merah segar.


                



                                Gb.  Bawang merah siap  panen.

artikel terkait: 




Minggu, 07 Juni 2015

CARA MENANAM / BUDIDAYA BAWANG MERAH DI POLYBAG / POT



MENANAM / BUDIDAYA BAWANG MERAH DI POT ATAU POLIBAG, Pada dasarnya cara menanam atau budidaya semua  tanaman hampir sama ,untuk budidaya tanaman di polybag atau pot lebih praktis dalam perawatan yaitu pengairannya, berikut ini saya sampaikan cara menanam atau budidaya bawang merah di pot /polybag.

                 



Untuk memulai budidaya , harus di persiapkan beberapa hal ,antara lain:

        Media tanah  
        Pot atau polybag
        Bibit bawang merah siap tanam
        Air
        Furadan
        Sedikit pupuk atau fertilizer


   Media tanah yang di perlukan yaitu tanah humus  di tambah abu sekam di tambah lagi kompos  dengan perbandingan 1:1:1 ,misalnya tidak ada ya pakai bokashi saja.

    Untuk penanaman bawang merah, masukan tanah atau bokashi kedalam polybag atau pot , tapi sebelumnya aduk tanah dengan kompos dan abu sekam secara merata di tambah 5 gram furadan  per polybag atau pot.setelah merata dan di masukan ke polybag atau pot , lalu lakukan pengairan sampai basah merata , selanjutnya potong ujung bibit bawang merah 1/3 dari panjang bibit dan tancapkan bibit bawang merah ke tanah sedalam 2/3 dari panjang bibit dengan jarak  10- 12 cm , jadi polybag diisi dengan 4- 5 biji bibit dan tergantung ukuran polybag atau pot.

    Perawatan tanaman bawang merah meliputi pengairan,pemupukan, pembersihan gulma , pembubunan dan pengendalian hama dan penyakit.
   Pengairan tanaman bawang merah di plybag atau pot  dilakukan  minggu sekali atau apabila tanah terlihat kering dan setelah pemberian pupuk. Caranya dengan di siram atau kocor dengan menggunkan slang air.

    Pemupukan dilakukan pada tanaman umur 1,3 ,4 minggu , komposisnya  NPK 5 gram per polybag  bila umur tanaman bertambah sesuaikan dengan di tambah sedikit.
   Pembersihan gulma dilakukan 1 minggu sekali atau apabila gulma telah tumbuh, sedangkan pembubunan atau penimbunan tanah di pangkal batang tanaman dilakukan  2 minggu sekali.

   Pengendalian hama dan penyakit  cukup mudah, untuk ulat dan telur cukup  diambil ulat dan telur dari daun, sedangkan penyakit yang menyerang di kendalikan dengan pestisida hayati atau pestisida ramah lingkungan ( bila beli di toko pertanian  botolnya ada tanda lingkaran hijau di akhir lebelnya)


                        



    Pemanenan tanaman bawang merah dapat di lakukan ketika tanaman umur 55-65 hari , caranya dengan di cabut  tanaman dari tanah lalu di keringkan  , dijemur di wadah pada siang hari.

    Demikian cara menanam dan budidaya tanaman bawang merah di pot atau polybag.
    Semoga bermanfaat..

artikel terkait :





Jumat, 05 Juni 2015

CARA / TEKNIS PEMUPUKAN TANAMAN BAWANG MERAH



   CARA PEMUPUKAN BAWANG MERAH. Pemupukan tanaman bawang merah merupakan tahapan yang penting dalam budidaya  tanaman, untuk  keberhasilan budidaya diperlukan  kejelian atau ketelitian dalam pemupukan  dengan melihat kondisi tanaman di lahan , tidak cukup hanya dengan teori saja tetapi harus sesuai dengan kebutuhan nutrisi tanaman saat itu .

                    



    Pada  pemupukan tanaman bawang merah pada tanam musim penghujan dan musim kemarau ada perbedaannya , yaitu masalah kebutuhan (N) Nitrogen-nya, pada waktu musim hujan kebutuhan nitrogen tanaman  dibantu dari  air hujan  yang mengandung  Nitrogentinggi , sedangkan untuk tanam musim kemarau hanya didapat dari tanah saja . Apa bila tanaman kelebihan zat nitrogen  ,pada waktu musim penghujan  akan menyebabkan tanaman terlalu subur dan mudah terserang penyakit seperti busuk daun, embun tepung , bakteri dll. Dan sebaliknya bila kekurangan zat nitrogen pertumbuhan tanaman akan  lambat dan kerdil. Untuk itu diperlukan pemupukan serta pemilihan kandungan pupuk yang tepat.




                            


                                             



   Berikut ini akan saya sampaikan trik atau cara pemupukan tanaman bawang merah pada tanam musim penghujan dan kemarau yang biasa saya lakukan : lihat juga disini https://youtu.be/DJuE2l-ULa8


Pemupukan tanaman bawang merah pada waktu tanam musim hujan.

   Tanaman bawang merah memerlukan nutrisi yang tinggi maka harus ada pupuk dasarnya , pupuk dasar atau pupuk  sebelum tanam yaitu bokashi atau kompos yang sudah hilang kandungan gas amoniaknya  ditebarkan pada hamparan lahan sebelum pembedengan , takarannya  7-10 ton /ha ,atau kurang sedikit .

   Pemupukan susulan pertama yaitu pada tanaman umur 1 minggu , berbandingan  komposisi pupuk  antara N , P dan K   yaitu :  1: 2: 2,5 / 3 , ( N = 1, P = 2 , K=2,5/ 3) unsur  P ( Phostphat), K (Kalium) lebih tinggi dari  N (Nitrogen) karena untuk mengimbangi unsur N dari air hujan agar  pertumbuhan tanaman seimbang atau untuk menguatkan batang agar dapat menopang pertumbuhan daun yang vigor. 

tabel pemupukan tanaman bawang merah pada musim hujan


Pemupukan
umur
Nitogen (N)
Phosphat (P)
Kalium (K)
Lainnya
1
7 hari
170 kg/ ha
350 kg/ha
90-100 kg/ha
Furadan  14 kg / ha
2
21 hari
210 kg /ha
400 kg/ha
350 kg/ha
-
3
28- 30 hari
*
210kg/ ha
350 kg /ha
Furadan 14kg/ ha


 ket *= tambahkan sedikit unsur N bila tanaman masih kurus. Bila sudah vigor / gemuk ,unsur N tidak di berikan.


Nitrogen ada pada pupuk : phonska. NPK Mutiara , NPK pak tani,
Phosphor terdapat pada : SP 36, phospat, dll.
Kalium terdapat pada : K, Zk plus, Kalium plus dll.

   Cara pemupukan dengan ditugal sedalam 5 cm di sela tanaman , satu lubang tugal untuk 4 batang tanam, bekas tugal di tutup dengan tanah setelah pupuk di masukkan. Untuk pengairan tidak dilakukan bila hujan ,apabila tidak turun hujan dalam 4 � 5 hari setelah pemupukan  segera lakukan pengairan.


Pemupukan tanaman bawang merah pada tanam musim kemarau.

Tanam bawang merah pada musim kemarau memerlukan cara,komposisi, pemupukan yang berbeda dengan musim penghujan.

   Pemupukan dasar yaitu bokashi atau kompos  10 ton per ha  ditebar di hamparan sawah sebelum di bentuk bedengan  dan di tambah  ZA / Phonska / Npk 125 kg/ ha + TSP / SP =  300 kg/ ha, lalu di bentuk bedengan.

Untuk pemupukan selanjutnya lihat pada tabel dibawah ini:


Tabel pemupukan tanaman bawang merah pada musim kemarau
  
Pemupukan
Umur
Nitrogen (N)
Phosphat (P)
Kalium (K)
Lainnya
1
7 hst
220 kg /ha
300 kg/ ha
125 kg /ha
Furadan 14kg/ ha
2
21 hst
250 kg /ha
280 kg / ha
280 kg/ ha
-
3
28 -30 hst
240 kg/ ha
200 kg/ ha
280 kg/ ha
Furadan 12 kg/ ha


  Cara pemupukan dengan di buat alur pada parit  atau di tugal lalu pupuk disebar di sela tanaman  tiap  2 parit  tanaman  1 alur pemupukkan lalu di timbun dengan sedikit tanah dan dilakukan pengairan.

    Bila tanaman kurang vigor , unsut N dapat di tambah .Cara pemupukan seperti diatas.

   Untuk memenuhi kebutuhan unsur micro seperti : boron, zn , fe, dll dapat ditambahkan melalui kocor tiap 2 minggu sekali.

untuk lebih jelasnya  lihat di sini https://youtu.be/DJuE2l-ULa8

Demikian cara atau teknik pemupukan tanaman bawang merah yang sering saya lakukan .
Semoga artikel ini bermanfaat�