Selasa, 23 Februari 2016

HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PADI



HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PADI , Jenis hama yang sering menyerang tanaman padi antara lain:

1.     Ulat penggerek batang

                        


Ulat penggerek berasal dari telur larva  yang diletakkan dianakan padi kemudian setelah menetas masuk kedalam batang memakan batang pada tanaman padi yang masih muda dan lunak, ulat ini memotong batang padi bagain dalam sehingga tanaman akan terlihat kering. Umur tanaman yang diserang  bervariasi dari tanaman umur 15 - 60 hst keatas.

Cara pengendalianya : apabila pada sore hari terlihat banyak kaper / larva di tanaman padi ,segera lakukan penyemprotan dengan menggunakan insektida kontak dan sistemik sebelum bertelur dan menetas pada batang padi. Insektisida yang di gunakan  berbahan aktif  Klorantraniliprol  (Prevathon 50 sc , Virtako 300 sc ) + Metomil  ( lannate 20 wp  yang hijau)



2.     Ulat daun


                



Ulat daun menyerang tanaman padi pada tanaman usia muda bahkan saat dipersemaian , ulat daun memakan daun padi sampai tinggal tulang daunnya ,serangan yang hebat terjadi pada tanaman padi  musim kemarau.
Cara pengendaliannya : semprot menggunakan insektisida berbahan aktif  Beta siflutrin  ( Buldog  25 ec , Napir plus 150 ec ,Sumo 50 ec )



3.     Walang hijau


              



Hama walang hijau menyerang daun dan batang yang muda pada tanaman padi dan juga anakkan padi sehingga padi tidak berkembang ,hama ini biasanya merajalela saat tanama padi gadhu atau padi ke -2.

Cara penaggulangannya : semprot menggunakan insektisida berbahan aktif  sipermetrin ( Rizotin 100 EC , Genius 100EC , Basma 200EC )



4.     Walang sangit






Hama walang sangit menyerang bakal bulir padi yang masih berbentuk cairan atau saat masak susu dengan cara menghisap nya sehingga buah / bulir  padi akan berwarna kehitaman bahkan kosong .

Cara penanggulanganya : semprot dengan inektisida berbahan aktif  Profenopos  ( Biocron 500 CE ,cammacron 500 EC , Curracron 500 EC)


5.     Wereng  coklat

Hama wereng coklat biasanya menyerang tanaman padi pada batang tanaman dengan menghisap cairan ,sehingga tanaman terlihat seperti terbakar atau puso dan mati , hama wereng coklat juga menularkan jenis penyakit lain.

Cara penanggulangannya: gunakan insektisida sistemik berbahan aktif
Profenopos  ( Biocron 500 CE ,cammacron 500 EC , Curracron 500 EC) + Dimehipo  ( Spontan 400 SL, Kempo  400SL )



6.     Lembing hijau  / kepik hijau


                 



Hama lembing hijau menyerang tunas padi dan bulir padi yang masih muda ,hama ini tidak menyebabkan tanaman mati, tetapi tanaman menjadi kerdil ,tidak tumbuh  karena menyerap cairan buah padi muda dan tunas daun ,padi yang dihasikan akan cacat berwarna gelap dan mudah pecah bila di lakukan penggilingan.
Cara penanggulangannya gunakan insektisida berbahan aktif  Tiametoksan ( Aktara 25 wg ) + Abamectin ( demolish 80 )



7.     Hama sudep dan hama beluk

Hama ini berasal dari kuku-kupu kecil putih yang meletakkan telurnya di balik daun padi yang masih muda dan kemudian menetas menjadi ulat perusak tanaman  perbedaan hama sundep dengan beluk :

 Hama sundep :Ulat perusak menyerang daun padi yang muda lalu menguning dan mati ,waluapun batang bagaian bawah masih hidup,dan dapat beranak tetapi tidak dapat menumbuhkan daun .

Sedangkan hama beluk  : ulat perusak tanaman menyerang tanaman padi yang sedang bunting ,sehingga pada waktu padi keluar akan kering dan kosong.
Cara penanggulangannya: semprot dengan insektisida sistemik berbahan aktif  Klorpenapir  (Arjuna 200ec ,Sagripas 250  /37 sc dll ) + score 250 ec



8.     Burung pipit






Hama burung menyerang ketika tanaman terlalu awal atau terlalu mundur juga pada padi tanam ke dua gadhu, karena sedikit yang menanam maka hama burung bergerombol menjadi satu menyerang tanaman padi yang ada.
Cara penanggulangannya : waktu  tanam padi harus serempak  bila tidak ,harus dibuatkan jaring untuk melindungi padi dari serangan burung.



Demikian  hama yang sering  menyerang tanaman padi . semoga artikel ini bermanfaat.


CARA MENANAM / BUDIDAYA TERONG DI POT /POLIBAG



CARA MENANAM / BUDIDAYA TERONG DI POT /POLIBAG , Menanam terong selain dilakukan diladang /sawah  atau kebun yang luas juga bisa dilakukan dalam kantong- kantong polibag atau timba bekas .Budidaya tanaman terong di pot /polibag dapat memanfaatkan tempat yang sempit disekitar rumah dan bisa memenuhi kebutuhan sayuran harian ,selain tanaman terong juga bisa menanam sayuran yang lain seperti kacang panjang , kangkung ,buncis dan seterusnya. Tetapi kali ini akan saya sampaikan cara menanam / budidaya terong di pot /polibag.


                     



Untuk menanam / budidaya terong di pot/ polibagyang perlu disiapkan antara lain :

1.     Pot/ polibag
Pilih pot /polibag ukuran sedang diameter 25 cm dan buat lubang pada bagaian bawahnya bila masih utuh.

Siapkan bokashi atau kompos karena media itu banyak mengandung bahan organik yang sangat dibutuhkan tanaman . tambahkan 1 sendok makan furadan 3 g  (Insektisida ) untuk mengendalikan hama dari tanah ,lalu campur dengan tanah dengan perbandingan 1:1 lalu aduk merata dan masukkan kedalam /pot/polibag.


            



3.     Bibit terong
Bibit terong bisa didapatkan di kebun bibit atau tempat persemainan tanaman horti, atau melakukan persemainan sendiri dengan wadah kecil lalu bibit terong disebar ,setelah 3 minggu bisa dipindah ke pot/ polibag .

4.     Perlengkapan yang dibutuhkan lainnya : air ,selang ,sekop kecil.


Cara menanam / budidaya terong dipot/ polibag

Siram tanah di polibag /pot dengan air sampai basah merata kemudian sebar bibit terong lalu tutup dengan tanah tipis. ( bila bibit terong dari pembibitan /atau sudah besar ,tinggal menancapkan kedalam tanah polibag lalu tekan sampingnya agar rapat).


Perawatan tanaman terong

Penyiraman dilakukan setiap hari dengan air yang tidak deras agar biji terong tidak berpindah atau berkumpul.

Penjarangan  (untuk yang tanam dengan biji ) dilakukan ketika tanaman sudah tumbuh 5 cm , memindahkan tanaman yang padat ke pot /polibag yang lain agar tiap polibag berisi 2 batang tanaman.

Pemberian tajuk dilakukan bila batang tanaman kurang kuat menahan daun dan buah , sebaiknya tajuk ditancapkan ketika tinggi tanaman mencapai minimal 30 cm.


                        



Pembersihan gulma dilakukan disekitar batang agar pertumbuhan tanaman  tidak terganggu dan pembubunan dilakukan dengan menimbun batang tanaman dengan tanah agar akar tidak kelihatan.

Pemupukan dilakukan mulai umur 2 minggu sekali , gunakan pupuk organik seperti bokashi kompos atau pupuk organik cair . setelah berbuah pemupukan dilakukan 1 minggu sekali, lakukan penyiraman setelah pemupukan agar pupuk cepat meresap.
Pemberantasan hama dan penyakit , gunakan insektisida yang ramah linkungan ( insektisida hayati ) dilakukan bila ada hama menyerang tanaman terong.


Pemanenan terong

Buah terong dapat dipetik bila sudah besar maksimal , umur tanaman dapat di  panen mulai 50 hari setelah tanam ,tergantung varietas dan cara perawatannya.


                




Demikian cara menanam / budidaya terong di pot/polibag .semoga bermanfaat.


Senin, 22 Februari 2016

Cara Menanam Cabai Rawit

Cara mudah dan Sederhana Menanam Cabe Rawit ~

 Ditengah harga cabai yang kian meroket hingga menembus kisaran harga 80rb per kilo kini banyak para petani yang mencoba membudidayakan tanaman cabe khususnya cabe rawit. Harga jualnya dipasaran sangat fluktuatif artinya bila harga jual sedang mahal bisa sangat mahal hingga mencapai 100rb per kg dan jika harga jual sedang murah atau pada saat panen raya harganya bisa benar benar anjlok hingga 3rb per kg. Sebenarnya tanaman cabe tidak mengenal musim hanya saja bila pada musim penghujan tanaman ini tidak perlu diairi hanya mengandalkan air hujan. Dikampung tempat saya tinggal yaitu diaerah Ponorogo pedesaan bayak penduduk disekitar saya menanam cabe dengan cara yang sangat sederhana tetapi keuntungan yang mereka hasilkan ternyata lumayan besar. Cara menanam cabe menurut saya bisa dilakukan denagan gampang dan juga tidak memerlukan banyak biaya untuk pengoprasiannya. Bayangkan saja kita hanya melakukan satukali pemupukan saja setelah masa tanam dilahan (setelah pamindahan dari tempat persemaian) saya rasa sudah cukup. Jika kalian dapat memprediksi dengan tepat kira-kira kapan harga cabe akan naik dan kapan harga cabe akan turun tentunya dengan budidaya cabe anda akan mendapatkan keuntungan yang sangat melimpah. Jika kalian tertarik ingin menggeluti usaha dibidang ini berikut cara sederhana membudidayakan tanaman cabe.


Cara Menanam Cabai Rawit


Cara Menanam Cabe Rawit

1. Menyiapkan lahan tanam bibit.
   Hal pertama yang harus anda lakukan adalah mencangkul tanah untuk persemaian bibit sementara. Proses ini tidak memerlukan lahan luas, kemudian taburkan  diatasnya pupuk kandang yang sudah kering.

2. Pemilihan Bibit.
   Proses pemilihan bibit dilakukan sebelum persemaian bibit. Pilihan cabe yang tua dan sehat. Jemur ditengah terik matahari langsung hingga benar benar kering kurang lebih sekitar 10 hari.
Setelah semua cabe benar benar kering sempurna tumbuk cabe pelan pelan jangan sampai bijinya pecah kemudian pisahkan pisahkan semua biji biji cabe dengan kulit cabe.

3. Tahapan persemaian
    Sebar biji cabe diatas lahan tanam bibit kemudian anda dapat menutup diatasnya dengan jerami kering. Hal ini bertujuan agar biji cabai tidak terbawa air ketika disiram atau saat hujan deras. Sirami pada pagi dan sore. Setelah biji cabe berkecambah dan mulai keluar daun angkat lah jerami. Untuk pemeliharaan lakukan penyiraman 1 sampai 2 x sehari yaitu pagi dan sore.

4. Penanaman di Lahan
   Pada proses ini cabe dipindahkan dari media persemaian ke lahan. Biasanya dilakukan pada saat turun hujan atau sehabis hujan Agar tidak layu yang akhirnya mati.

5. Perawatan
   Perawatan yang bisa anda lakukan ketika menanam cabe adalah mencabuti rumput disekitar tanaman cabe agar proses pertumbuahannya tidak terganggu. kemudian anda dapat memberikan pupuk pada usia satu bulan. Caranya letakkan pupuk di sebelah batang cabe kurang kira kira 1 sendok makan. Bila tanaman cabe anda terserang hama semprotlah dengan pestisida.

6. Panen
   Cabe dapat dipanen sekitar umur 3 bulan yang bisa kalian panen 5 hari sekali. Pada awal awal panen cabe yang dapat dipanen masih hijau (untuk lalapan) belum bisa dipanen sampai merah dikarenakan cabe masih banyak rontok dan belum tua benar. Biasanya cabe sudah dapat dipanen merah  setelah panen ke 6 dan seterusnya.

Untuk memasarkannya anda bisa langsung menjual cabe-cabe hasil dari panen kepada orang-orang disekitar anda atau jika hasil panen anda melimpah silahkan bernego dengan tengkulak cabe disekitar anda. Demikian sedikit tips tentang cara menanam cabe rawit dari saya, semoga informasi ini bermanfaat buat anda.

Sabtu, 23 Januari 2016

CARA MENANAM / BUDIDAYA KITOLOD DI POT /POLIBAG



CARA MENANAM / BUDIDAYA  KITOLOD DI POT/ POLIBAG , Tumbuhan Kitolod atau kembang jangar / bunga bintang lima ada juga yang menyebutnya bunga korejat , tanaman ini mempunyai khasiat menyembuhkan sakit mata mulai dari katarak , mata minus ,plus ,rabun dekat ,rabun jauh dan lain sebagaianya .



           




Untuk mendapatkan  bungai kitolod / bunga bintang lima atau korejat gampang gampang susah ,kadang mendapatkan ditepi got /tepi jalan dipinggir pematang sawah ,terkadang juga mencari kemana �mana tidak ketemu. Agar mudah mendapatkan bunga sebaiknya menanam / membudidayakan sendiri di pot atau polibag dan ditempatkan di pekarangan rumah.


Menanam / membudidayakan bunga kitolod /bunga bintang lima sangat mudah  ,berikut ini hal-hal yang dibutuhkan untuk membudidayakan bunga kitolod / korejat antara lain:

1.     Pot /polibag
Pilihlah pot /polibag yang berukuran sedang sekitar diameter 25 cm ,atau juga kantng plastik bekas / timba bekas.


            



Bokashi atau kompos dicampur dengan tanah ,perbandingan 1:1 dan tambahakan insektisida furadan  kemudioan diaduk sampai merata .


3.     Bibit kitolod / bunga bintang lima / korejat
Benih kitolod diambil dari buah kitolod yang sudah tua dan mengering, lalu diambil di gosok agar terpisah dari bungkusnya dan dijemur sampai kering .



         



4.     Air , selang ,sekop kecil dan shower .


Cara menanam / budidaya kitolod / korejat / bunga bintang lima di pot / polibag.

Lakukan penyiraman pada  pot / polibag  yang berisi bokashi bercampur tanah sampai basah merata ,selanjutnya tebarkan biji kitolod / jangar / korejat secara merata dipot / polibag ,lalu tutup dengan tanah lembut /halus  dan tipis.

Perawatan tanaman kitolod / bunga bintang / korejat.

Penyiraman dilakukan 1 hari sekali atau  bila tanah terlihat agak kering dengan air yang tidak deras agar biji nya tidak loncat.

Penjarangan dilakukan bila tanaman terlalu rapat dengan dipindahkan ke pot /polibag yang lain agar didapatkan jarak yang ideal dan dapat berkembang secara maksimal.

Pembersihan rumput pengganggu dilakukan 2 minggu sekali atau bila rumput liar telah tumbuh.

Pemupukan tanaman ini gunakan pupuk kompos atau bokashi dengan disebar di sekitar tanaman dan selanjutnya dilakukan penyiraman.


Demikian  cara menanam / budidaya bunga kitolod / kembang jangar / korejat /bunga bintang lima di pot /polibag .  Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.


Rabu, 25 November 2015

CARA MENANAM / BUDIDAYA SORGUM / CANTEL



CARA MENANAM / BUDIDAYA SORGUM / CANTEL, Sorgum atau didaerah saya menyebut nya Cantel,adalah jenis tanaman yang dimanfaatkan buahnya untuk dijadikan tepung sorgum sebagai kebutuhan pangan pokok  , juga bisa diolah untuk pakan ternak dan bahan baku industri. Di Indonesia tanaman ini di budidayakan didaerah bagain timur , tepung sorgum dapat diolah menjadi bermacam � macam jenis makanan , seperti aneka kue ,roti , jenang ,tepung bubur dll.





Menanam / membudidaya kan sorgum tidak sulit karena tanaman ini dapat tumbuh di daerah yang tinggi maupun yang rendah.tanah yang di butuhkan dari tanah lempung , lempung berpasir , tanah branjangan tanah lebu dan tanah yang mengandung bahan organik.curah hujan sedang , suhu udara 22- 32 derajat c , ph tanah 5,5 � 7. Dan tata air yang baik.

Cara menanam / budidaya sorgum / cantel

Persiapan lahan


Lahan atau sawah digemburkan dengan di cangkul/ di bajak dengan kedalaman 25 cm , selanjutnya dihaluskan dan disebarkan pupuk kandang / kompos atau bokashi 7- 10 ton / ha . Secara merata ,lalu buat bedengan kecil / setengah bedengan besar , tinggi 25 cm ,lebar 30 cm , jarak bedengan 25 cm.  


Persiapan bibit

Bibit sorgum didapat dari biji sorgum yang telah masak , kemudian di jemur beberapa hari lalu disimpan ditempat terbuka selama  1 minggu , atau membeli bibit sorgum yang dikeluarkan oleh dinas pertanian varietas unggul seperti ( Kawali atau Numbu ).


Penanaman  sorgum

Buat lubang pada bedengan dengan kedalaman 5 cm ,jarak lubang 20 -25 cm , sebelum di tanam biji sorgum harus dicampur dulu dengan insektisida Karbosulfan  ( marshal 200 EC ) dengan dosis 30 gram /4 kg  biji sorgum agar tidak dimakan burung dan semut ,selanjutnya masukkan biji sorgum 2 butir tiap lubang , kemudian tutup dengan tanah atau dengan bokashi lebih baik , selanjutmya lakukan penyiraman dengan air yang tidak deras , bila jenis tanah yang basah tidak perlu dilakukan pengairan.


 Perawatan tanaman sorgum

Penyulaman dan penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kerapatan tanaman yang diinginkan, apabila ada tanaman yang tidak tumbuh segera di ganti dengan yang baru, atau tanaman yang terlalu rapat di kurangi / di pindah.

Pengairan dilakukan pada waktu setelah pemberian pupuk dan 15 hari sekali setelah pemupukan ke 3, cara pengairan dengan menggenangi parit sampai penuh dan segera dilakukan pembuangan sampai bersih setelah rata .

Penyiangan / pembersihan gulma dilakukan 2 kali yaitu pada umur 10 hari dan 25 hari atau apabila rumput telah tumbuh dan menggangu tanaman utama, caranya dengan menggunakan cangkul atau sabit.

Pembubunan atau ipuk , merapikan bedengan dengan menumpuk tanah pada akar tanaman yang longsor akibat air  hujan / pengairan. Pekerjaan ini dilakukan 2- 3 kali.





Pemupukan tanaman sorgum

Pemupukan tanaman sorgum dilakukan 3 kali , pemupukan pertama dilakukan pada umur 7 hst  kemudian 21 hst dan terakhir 35 -40 hst.


Umur pemupukan
Jenis pupuk
Urea
Za
phonska
Tsp
kalium
1 .  7 hst
105 kg/ha
-
105 kg/ ha
50 kg/ ha
-
2.  21 hst
150 kg/ha
-
125 kg/ ha
-
80 kg/ ha
3.  35- 40 hst
-
150 kg/ ha
105 kg/ ha
-
-



Hama dan penyakit tanaman sorgum

Hama yang menyerang tanaman sorgum antara lain ulat tanah , uret , lalat penggorok,kutu putih, cabuk , ulat daun. Cara pengendalianya : untuk membasmi ulat tanah dan uret dengan memberikan furadan 3g  saat bersamaan dengan pemupukkan, untuk membasmi kutu gunakan insektisida berbahan aktif Imidakloprit, sedangkan untuk ulat daun gunakan  metomil, dimehipo.

Penyakit yang menyerang tanaman sorgum antara lain : layu bakteri, layu fusarium, bercak daun, untuk mengendalikan gunakan fungisida berbahan aktif bactocyn, mancozeb, iprodium.


Panen  sorgum

Tanaman sorgum dapat di panen ketika buah sorgum telah masak / tua  di pohon ,ciri- cirinya : kulit buah sudah berubah warna dari hijau menjadi hitam / merah dan kulit buah sudah pecah dan kelihatan isinya  biasanya pane dilakukan pada umur 90 � 100  hst atau  45 hari setelah bakal biji terbentuk.


       



Panen sorgum dengan di potong bagaian tangkai 7- 10 cm dari buahnya . setelah di petik dikumpulkan .

Demikian cara menanam / budidaya sorgum / cantel .semoga bermanfaat