Selasa, 23 Februari 2016

CARA MENANAM/ BUDIDAYA SIRIH MERAH DI POT/ POLIBAG



CARA MENANAM / BUDIDAYA SIRIH MERAH DI POT / POLIBAG , Tanaman sirih merah tergolong tanaman semak yang merambat dan mempunyai banyak manfaat seperti , sebagai anti biotik juga sebagaian di gunakan penyedap masakkan . tetapi pada umumnya tanaman sirih merah di gunakan untuk bahan obat herbal.



         




 Untuk menanam / budidaya , kita bisa melakukannya di rumah dan ditempatkan dipolibag lalu dirambatkan ke pohon yang teduh. Untuk menanam / budidaya sirih merah di pot / polibag berikut ini uraiannya:


 Bahan yang perlu di persiapkan antara lain :

Polibag atau pot ukuran sedang kira-kira 30 cm , lubangi bagaian bawah bila masih tertutup,

Bokashi atau kompos diperlukan karena mengandung unsur hara yang diperlukan tanaman , kemudian campur dengan tanah ,perbandingan 1:1 .

Bibit tanaman sirih merah ,ini diperoleh dari sulur atau batang yang sudah cukup berumur , bila memgambil sulurnya , terlebuh dahulu rambatkan sulur pada tanah sampai mengeluarkan akar kemudian baru bisa di potong pada 2 ruas yang mengeluarkan akar , selanjutnya ambil beserta tanah dan akarnya .

Air diperlukan , pilih air yang bersih atau dari mata air .


Cara menanam / budidaya  sirih merah di pot / polibag.

Masukkan tanah yang telah bercampur dengan kompos / bokashi  kedalam pot / polibag ,lalu taburkan Insektisida furadan 1 sendok makan ,selanjutnya siram dengan air sampai basah merata.

Selanjutnya tancapkan sulur sirih merah yang telah berakar dan beserta tanahnya  kedalam pot/ polibag ,kemudian rapatkan dan tambahkan  bokashi / kompos disamping tanaman,lalu siram lagi dengan tanah agar menjadi rapat.






Perawatan tanamam sirih merah

Penyiraman dilakukan tiap  hari untuk tanaman yang baru, sedangkan bila telah tumbuh dapat dilakukan 2 hari sekali.

Penyulaman dilakukan bila ada tanaman yang mati atau kurang sehat ,diganti dengan tanaman baru.

Pembersihan gulma / rumput liar dilakukan bila ada rumput penggangu dan lakukan penimbunan tanah pada batang bila akar tanaman terlihat akibat penyiraman / kocor.

Pemupukan tanaman sirih merah ,gunakan kompos atau  pupuk organik cair (POC)  lalu siram dengan air setelah pemupukan, agar cepat meresap.

Pemasangan tali atau kawat untuk merambatkan tanaman ke pohon yang teduh ,ini dilakukan bila tanaman mulai menjalar, kira kira mulai umur 2 minggu.


Panen daun sirih merah

Tanaman sirih merah dapat dipetik daunnya mulai umur 3,5 bulan , tetapi sebaiknya petik sirih merah dilakukan bila daunnya sudah lebat ,agar tanaman tidak terganggu pertumbuhannya.



          




Demikian cara menanam / budidaya sirih merah di pot / polibag . semoga bermanfaat.


HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN MENTIMUN



HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN MENTIMUN,  Hama yang sering menyerang tanaman mentimun antara lain :


1.     Semut merah


             

                         
Semut merah menyerang biji mentimun yang baru di tanam dengan cara membawa keluar dari lubang dan memakannya .cara mengatasinya : sebelum icir / penanaman , biji harus di campur dulu dengan Insektisida bahan aktif Karbosulfan yaitu Marshal 5 g .dengan dosis 5 gram per 5 pack / sachet.



2.     Uret / gayas / embuk



                



Hama ini menyerang tanaman mentimun saat tanaman mulai tumbuh dan mengeluarkan akar, yang diserang adalah akar tanaman kemudian batang yang ada dalam tanah , sehingga tanaamn layu dan mati.
Cara penanggulangannya : taburkan insektisida berbahan aktif karbofuran (Furadan ,Sidafur dll)  dengan dosis 14 kg / ha pada akar tanaman atau dicampur saat pemupukan.



3.     Ulat tanah  (Agrotis ipsilon )

              


Ulat tanah berwarna hitam menyerang akar tanaman mentimun dengan memakan akar dan batang sehingga menyebahkan layu dan mati , biasanya menyerang saat malam hari .
Cara penanggulangannya : gunakan  Insektisida tabur berbahan aktif Fipronil  ( Regent 0.3 g ) taburkan bersama dengan pemupukan atau dikocorkan dengan air.



4.     Penggorok daun / Lalat daun


   



Hama penggorok daun berasal dari lalat Liriomiza yang meletakkan telurnya dengan menyuntikkan kedalam jaringan daun , selang 3 hari telur menetas dan menjadi larva yang memakan jaringan daun ,daun mentimun terlihat seperti garis putih ,lama-lama akan melebar dan selanjutnya kering dan mati.serangan seperti juga pada tanaman bawang merah




5.     Cabuk / kutu hitam

Cabuk / kutu hitam menyerang daun mentimun dengan menyerap sari makanan lewat tulang daun tanaman mentimun , daun akan tampak kuning kemudian layu dan mati. Biasanya hama ini menyerang saat puncak musim kemarau.
Cara penanggulangannya : gunakan insektisida berbahan aktif Imidakloprit  ( Interprit ,klapindo ) dan Fipronil ( regent 0.3 g )di semprotkan pada daun dengan dosis 2 sendok makan  tiap 17 liter air. Cara penyemprotannya : dari atas dan bawah daun.


6.     Kutu putih / aphis


          



Kutu putih menyerang daun mentimun sama persih dengan cabuk tetapi kutu putih mengisap cairan pada daun bagain dalam , kutu putih menyerang tanaman mentimun saat musim hujan maupun kemarau.
Cara penanggulangannya: semprot dengan insektisida berbahan aktif Imidakloprit  dengan dosis penyemprotan  2- 3 sendok makan tiap tangki semprot ( 17 liter air ),cara penyemprotannya dari balik daun atau daun bagaian dalam.

7.     Kumbang pemakan daun / oteng-oteng

Hama ini menyerang daun dan bunga mentimum , daun akan berlubang dan memakan tunas muda juga ,sehingga daun dan tunas akan hilang dan tidak berkembang. Cara  penanggulangannya : semprot insektisida bahan aktif  Karbaril  (Sevin 85 sp ,Indovin 85 sp )  dan  Abamectin ( demolish , agrimec )


8.     Tungau

Tungau juga menyerang tanaman mentimun , biasanya serangan terjadi pada puncak musim kemarau saat udara panas dan lembab, tungau menyerang dengan menghisap cairan pada batang dan daun tanaman mentimun, sehingga tanaman akan layu dan mati. Cara penanggulangannya : semprot dengan insektisida bahan aktif  propargit ( omite 570 ec )  dengan dosis  15 � 20 cc per tangki semprot ( 17 -18 liter ) jangan sampai lebih bisa menyebabkan daun kering.


Demikian tentang hama yang menyerang tanaman mentimun .semoga bermanfaat.


HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PADI



HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PADI , Jenis hama yang sering menyerang tanaman padi antara lain:

1.     Ulat penggerek batang

                        


Ulat penggerek berasal dari telur larva  yang diletakkan dianakan padi kemudian setelah menetas masuk kedalam batang memakan batang pada tanaman padi yang masih muda dan lunak, ulat ini memotong batang padi bagain dalam sehingga tanaman akan terlihat kering. Umur tanaman yang diserang  bervariasi dari tanaman umur 15 - 60 hst keatas.

Cara pengendalianya : apabila pada sore hari terlihat banyak kaper / larva di tanaman padi ,segera lakukan penyemprotan dengan menggunakan insektida kontak dan sistemik sebelum bertelur dan menetas pada batang padi. Insektisida yang di gunakan  berbahan aktif  Klorantraniliprol  (Prevathon 50 sc , Virtako 300 sc ) + Metomil  ( lannate 20 wp  yang hijau)



2.     Ulat daun


                



Ulat daun menyerang tanaman padi pada tanaman usia muda bahkan saat dipersemaian , ulat daun memakan daun padi sampai tinggal tulang daunnya ,serangan yang hebat terjadi pada tanaman padi  musim kemarau.
Cara pengendaliannya : semprot menggunakan insektisida berbahan aktif  Beta siflutrin  ( Buldog  25 ec , Napir plus 150 ec ,Sumo 50 ec )



3.     Walang hijau


              



Hama walang hijau menyerang daun dan batang yang muda pada tanaman padi dan juga anakkan padi sehingga padi tidak berkembang ,hama ini biasanya merajalela saat tanama padi gadhu atau padi ke -2.

Cara penaggulangannya : semprot menggunakan insektisida berbahan aktif  sipermetrin ( Rizotin 100 EC , Genius 100EC , Basma 200EC )



4.     Walang sangit






Hama walang sangit menyerang bakal bulir padi yang masih berbentuk cairan atau saat masak susu dengan cara menghisap nya sehingga buah / bulir  padi akan berwarna kehitaman bahkan kosong .

Cara penanggulanganya : semprot dengan inektisida berbahan aktif  Profenopos  ( Biocron 500 CE ,cammacron 500 EC , Curracron 500 EC)


5.     Wereng  coklat

Hama wereng coklat biasanya menyerang tanaman padi pada batang tanaman dengan menghisap cairan ,sehingga tanaman terlihat seperti terbakar atau puso dan mati , hama wereng coklat juga menularkan jenis penyakit lain.

Cara penanggulangannya: gunakan insektisida sistemik berbahan aktif
Profenopos  ( Biocron 500 CE ,cammacron 500 EC , Curracron 500 EC) + Dimehipo  ( Spontan 400 SL, Kempo  400SL )



6.     Lembing hijau  / kepik hijau


                 



Hama lembing hijau menyerang tunas padi dan bulir padi yang masih muda ,hama ini tidak menyebabkan tanaman mati, tetapi tanaman menjadi kerdil ,tidak tumbuh  karena menyerap cairan buah padi muda dan tunas daun ,padi yang dihasikan akan cacat berwarna gelap dan mudah pecah bila di lakukan penggilingan.
Cara penanggulangannya gunakan insektisida berbahan aktif  Tiametoksan ( Aktara 25 wg ) + Abamectin ( demolish 80 )



7.     Hama sudep dan hama beluk

Hama ini berasal dari kuku-kupu kecil putih yang meletakkan telurnya di balik daun padi yang masih muda dan kemudian menetas menjadi ulat perusak tanaman  perbedaan hama sundep dengan beluk :

 Hama sundep :Ulat perusak menyerang daun padi yang muda lalu menguning dan mati ,waluapun batang bagaian bawah masih hidup,dan dapat beranak tetapi tidak dapat menumbuhkan daun .

Sedangkan hama beluk  : ulat perusak tanaman menyerang tanaman padi yang sedang bunting ,sehingga pada waktu padi keluar akan kering dan kosong.
Cara penanggulangannya: semprot dengan insektisida sistemik berbahan aktif  Klorpenapir  (Arjuna 200ec ,Sagripas 250  /37 sc dll ) + score 250 ec



8.     Burung pipit






Hama burung menyerang ketika tanaman terlalu awal atau terlalu mundur juga pada padi tanam ke dua gadhu, karena sedikit yang menanam maka hama burung bergerombol menjadi satu menyerang tanaman padi yang ada.
Cara penanggulangannya : waktu  tanam padi harus serempak  bila tidak ,harus dibuatkan jaring untuk melindungi padi dari serangan burung.



Demikian  hama yang sering  menyerang tanaman padi . semoga artikel ini bermanfaat.


CARA MENANAM / BUDIDAYA TERONG DI POT /POLIBAG



CARA MENANAM / BUDIDAYA TERONG DI POT /POLIBAG , Menanam terong selain dilakukan diladang /sawah  atau kebun yang luas juga bisa dilakukan dalam kantong- kantong polibag atau timba bekas .Budidaya tanaman terong di pot /polibag dapat memanfaatkan tempat yang sempit disekitar rumah dan bisa memenuhi kebutuhan sayuran harian ,selain tanaman terong juga bisa menanam sayuran yang lain seperti kacang panjang , kangkung ,buncis dan seterusnya. Tetapi kali ini akan saya sampaikan cara menanam / budidaya terong di pot /polibag.


                     



Untuk menanam / budidaya terong di pot/ polibagyang perlu disiapkan antara lain :

1.     Pot/ polibag
Pilih pot /polibag ukuran sedang diameter 25 cm dan buat lubang pada bagaian bawahnya bila masih utuh.

Siapkan bokashi atau kompos karena media itu banyak mengandung bahan organik yang sangat dibutuhkan tanaman . tambahkan 1 sendok makan furadan 3 g  (Insektisida ) untuk mengendalikan hama dari tanah ,lalu campur dengan tanah dengan perbandingan 1:1 lalu aduk merata dan masukkan kedalam /pot/polibag.


            



3.     Bibit terong
Bibit terong bisa didapatkan di kebun bibit atau tempat persemainan tanaman horti, atau melakukan persemainan sendiri dengan wadah kecil lalu bibit terong disebar ,setelah 3 minggu bisa dipindah ke pot/ polibag .

4.     Perlengkapan yang dibutuhkan lainnya : air ,selang ,sekop kecil.


Cara menanam / budidaya terong dipot/ polibag

Siram tanah di polibag /pot dengan air sampai basah merata kemudian sebar bibit terong lalu tutup dengan tanah tipis. ( bila bibit terong dari pembibitan /atau sudah besar ,tinggal menancapkan kedalam tanah polibag lalu tekan sampingnya agar rapat).


Perawatan tanaman terong

Penyiraman dilakukan setiap hari dengan air yang tidak deras agar biji terong tidak berpindah atau berkumpul.

Penjarangan  (untuk yang tanam dengan biji ) dilakukan ketika tanaman sudah tumbuh 5 cm , memindahkan tanaman yang padat ke pot /polibag yang lain agar tiap polibag berisi 2 batang tanaman.

Pemberian tajuk dilakukan bila batang tanaman kurang kuat menahan daun dan buah , sebaiknya tajuk ditancapkan ketika tinggi tanaman mencapai minimal 30 cm.


                        



Pembersihan gulma dilakukan disekitar batang agar pertumbuhan tanaman  tidak terganggu dan pembubunan dilakukan dengan menimbun batang tanaman dengan tanah agar akar tidak kelihatan.

Pemupukan dilakukan mulai umur 2 minggu sekali , gunakan pupuk organik seperti bokashi kompos atau pupuk organik cair . setelah berbuah pemupukan dilakukan 1 minggu sekali, lakukan penyiraman setelah pemupukan agar pupuk cepat meresap.
Pemberantasan hama dan penyakit , gunakan insektisida yang ramah linkungan ( insektisida hayati ) dilakukan bila ada hama menyerang tanaman terong.


Pemanenan terong

Buah terong dapat dipetik bila sudah besar maksimal , umur tanaman dapat di  panen mulai 50 hari setelah tanam ,tergantung varietas dan cara perawatannya.


                




Demikian cara menanam / budidaya terong di pot/polibag .semoga bermanfaat.


Senin, 22 Februari 2016

Cara Menanam Cabai Rawit

Cara mudah dan Sederhana Menanam Cabe Rawit ~

 Ditengah harga cabai yang kian meroket hingga menembus kisaran harga 80rb per kilo kini banyak para petani yang mencoba membudidayakan tanaman cabe khususnya cabe rawit. Harga jualnya dipasaran sangat fluktuatif artinya bila harga jual sedang mahal bisa sangat mahal hingga mencapai 100rb per kg dan jika harga jual sedang murah atau pada saat panen raya harganya bisa benar benar anjlok hingga 3rb per kg. Sebenarnya tanaman cabe tidak mengenal musim hanya saja bila pada musim penghujan tanaman ini tidak perlu diairi hanya mengandalkan air hujan. Dikampung tempat saya tinggal yaitu diaerah Ponorogo pedesaan bayak penduduk disekitar saya menanam cabe dengan cara yang sangat sederhana tetapi keuntungan yang mereka hasilkan ternyata lumayan besar. Cara menanam cabe menurut saya bisa dilakukan denagan gampang dan juga tidak memerlukan banyak biaya untuk pengoprasiannya. Bayangkan saja kita hanya melakukan satukali pemupukan saja setelah masa tanam dilahan (setelah pamindahan dari tempat persemaian) saya rasa sudah cukup. Jika kalian dapat memprediksi dengan tepat kira-kira kapan harga cabe akan naik dan kapan harga cabe akan turun tentunya dengan budidaya cabe anda akan mendapatkan keuntungan yang sangat melimpah. Jika kalian tertarik ingin menggeluti usaha dibidang ini berikut cara sederhana membudidayakan tanaman cabe.


Cara Menanam Cabai Rawit


Cara Menanam Cabe Rawit

1. Menyiapkan lahan tanam bibit.
   Hal pertama yang harus anda lakukan adalah mencangkul tanah untuk persemaian bibit sementara. Proses ini tidak memerlukan lahan luas, kemudian taburkan  diatasnya pupuk kandang yang sudah kering.

2. Pemilihan Bibit.
   Proses pemilihan bibit dilakukan sebelum persemaian bibit. Pilihan cabe yang tua dan sehat. Jemur ditengah terik matahari langsung hingga benar benar kering kurang lebih sekitar 10 hari.
Setelah semua cabe benar benar kering sempurna tumbuk cabe pelan pelan jangan sampai bijinya pecah kemudian pisahkan pisahkan semua biji biji cabe dengan kulit cabe.

3. Tahapan persemaian
    Sebar biji cabe diatas lahan tanam bibit kemudian anda dapat menutup diatasnya dengan jerami kering. Hal ini bertujuan agar biji cabai tidak terbawa air ketika disiram atau saat hujan deras. Sirami pada pagi dan sore. Setelah biji cabe berkecambah dan mulai keluar daun angkat lah jerami. Untuk pemeliharaan lakukan penyiraman 1 sampai 2 x sehari yaitu pagi dan sore.

4. Penanaman di Lahan
   Pada proses ini cabe dipindahkan dari media persemaian ke lahan. Biasanya dilakukan pada saat turun hujan atau sehabis hujan Agar tidak layu yang akhirnya mati.

5. Perawatan
   Perawatan yang bisa anda lakukan ketika menanam cabe adalah mencabuti rumput disekitar tanaman cabe agar proses pertumbuahannya tidak terganggu. kemudian anda dapat memberikan pupuk pada usia satu bulan. Caranya letakkan pupuk di sebelah batang cabe kurang kira kira 1 sendok makan. Bila tanaman cabe anda terserang hama semprotlah dengan pestisida.

6. Panen
   Cabe dapat dipanen sekitar umur 3 bulan yang bisa kalian panen 5 hari sekali. Pada awal awal panen cabe yang dapat dipanen masih hijau (untuk lalapan) belum bisa dipanen sampai merah dikarenakan cabe masih banyak rontok dan belum tua benar. Biasanya cabe sudah dapat dipanen merah  setelah panen ke 6 dan seterusnya.

Untuk memasarkannya anda bisa langsung menjual cabe-cabe hasil dari panen kepada orang-orang disekitar anda atau jika hasil panen anda melimpah silahkan bernego dengan tengkulak cabe disekitar anda. Demikian sedikit tips tentang cara menanam cabe rawit dari saya, semoga informasi ini bermanfaat buat anda.